10 Minuman Bersoda (Soft Drink) Paling Laris di Dunia

Soft Drinks

Soft drink adalah salah satu jenis minuman ringan paling digemari di seluruh dunia. Meski popularitas soft drink akhir-akhir ini kian meningkat, minuman berkarbonasi ini sebenarnya sudah ada sejak abad ke-17, yakni dibuat dari campuran air, jus lemon, dan madu sebagai pemanis.

Sejak seorang ahli kimia bernama Joseph Priestly mengembangkan minuman berkarbonasi di abad ke-18, produksi soft drink lantas berubah menjadi bisnis besar sampai kini. Lalu apa saja merek soft drink paling laris di dunia saat ini? Simak ulasan kami berikut ini.

10. Diet Dr Pepper

Diet Dr Pepper

Minuman ini dikembangkan oleh perusahaan soft drink Amerika, Dr Pepper. Diet Dr Pepper bernama asli Dietetic Dr Pepper dan diperkenalkan secara bertahap. Versi kalengan diperkenalkan tahun 1962, sedangkan versi botolan dilempar ke pasaran setahun sesudahnya. Penjualan sempat menurun karena masyarakat mengira minuman ini khusus untuk penderita diabetes. Namanya diubah menjadi Diet Dr Pepper di tahun 1987. Dengan beberapa kali pergantian teknik promosi, Diet Dr Pepper menjadi salah satu soft drink terlaris di dunia.

9. Fanta

Fanta

Soft drink satu ini bercirikan rasanya yang beraneka ragam. Ada lebih dari 100 jenis rasa Fanta di dunia. Minuman berkarbonasi produksi perusahaan AS The Coca-Cola Company ini awalnya diciptakan karena kesulitan mengimpor sirup Coca Cola yang disebabkan embargo perdagangan ke Jerman selama Perang Dunia II. Akhirnya kepala Coca Cola Jerman saat itu, Max Keith, ingin membuat satu produk minuman baru untuk pasar Jerman dengan hanya menggunakan bahan-bahan yang ada di Jerman. Fanta pun akhirnya tercipta.

8. Diet Mountain Dew

Diet Mountain Dew

Diet Mountain Dew hanyalah satu dari banyak produk soft drink yang diluncurkan oleh perusahaan raksasa PepsiCo. Minuman ini pertama kali diperkenalkan pada publik di tahun 1988. Minuman yang awalnya dikenal sebagai Sugar-Free Mountain Dew ini formulanya diubah di tahun 2006, menggunakan campuran sukralosa, aspartam, dan kalium asesulfam sebagai pemanis. Penjualan Diet Mountain Dew terus naik secara signifikan, terutama di daratan Amerika Serikat. Tiga varian minuman ini antara lain Code Red, Voltage, dan Ultra Violet.

Baca Juga:  5 Hal Ini Sebaiknya Jangan Dibayar Pakai Kartu Kredit

7. Diet Pepsi

Diet Pepsi

Varian Pepsi ini dipasarkan sebagai minuman berkarbornasi tanpa kalori dan tanpa gula di tahun 1964. Diet Pepsi merupakan diet cola pertama yang didistribusikan ke seluruh penjuru Amerika Serikat. Di tahun 1983, Diet Pepsi sudah dijual di seluruh dunia. Komposisi, rasa, dan pengemasannya bervariasi di setiap negara. Tak heran, soft drink satu ini memiliki beberapa nama, seperti Pepsi Light di kawasan Eropa Timur. Di Inggris, Diet Pepsi disebut Pepsi Diet, dan di tahun 2015, namanya kembali diubah menjadi Diet Pepsi.

6. Sprite

Sprite

Minuman berkarbonasi tak berwarna yang memiliki rasa lemon dan lime ini sangat digemari di dunia. Sprite yang bebas kafein ini juga diproduksi oleh The Coca-Cola Company. Sprite awalnya dikembangkan di daerah Jerman Barat dengan nama Fanta Klare Zitrone pada tahun 1959. Sprite diciptakan salah satunya adalah untuk menyaingi produk PepsiCo lainnya, 7 Up. Sejak tahun 1974, Sprite telah diproduksi dalam berbagai variasi, beberapa di antaranya adalah Sprite Zero, Sprite Remix, Sprite Ice, Sprite Duo, dan masih banyak lagi lainnya.

5. Dr. Pepper

Dr. Pepper

Minuman soda dengan rasa unik ini diciptakan pada tahun 1880 oleh Charles Alderton di daerah Waco, Texas. Awalnya, Dr. Pepper dipasarkan sebagai minuman suplemen otak dan energi. Sebagaimana banyak produk soft drink yang berhenti menggunakan gula di era 80-an, Dr. Pepper juga menggunakan sirup jagung berfruktosa tinggi sebagai pengganti gula, meski produsen Dr. Pepper di Jerman dan Inggris masih menggunakan campuran keduanya. Berbagai inovasi yang diterapkan pada minuman ini membuatnya melesat menjadi salah satu soft drink terlaris dunia.

4. Mountain Dew

Mountain Dew

Salah satu produk andalan PepsiCo ini telah diperkenalkan ke khayalak ramai sejak tahun 1940. Formula asli minuman yang namanya kerap disingkat menjadi Mtn Dew ini diciptakan oleh dua orang pembuat minuman asal Tennessee, Barney dan Ally Hartman. Selama periode 40 tahun (dari tahun 40-an sampai 80-an), hanya ada satu varian Mountain Dew, yakni rasa citrus berkafein. Diet Mountain Dew baru diperkenalkan di tahun 1988. Di awal abad ke-21, Mountain Dew telah menguasai 80% pasar minuman soda citrus di Amerika Serikat.

Baca Juga:  Inilah 5 Kerugian Terbesar Menggunakan Kartu Kredit

3. Pepsi

Pepsi

Dibanding Mountain Dew, Pepsi adalah produk terbesar dan terlaris PepsiCo. Diperkenalkan pada tahun 1893 sebagai Brad’s Drink, Pepsi sempat dinamakan Pepsi-Cola pada 1898, sebelum diganti lagi menjadi Pepsi di tahun 1961. Selama periode Depresi Besar, popularitas Pepsi meningkat tajam. Pepsi bahkan menantang langsung Coca-Cola dalam hal harga dan takaran. Rivalitas keduanya terus meningkat selama bertahun-tahun. Di luar bisnis soft drink, Pepsi juga merambah bisnis film dan video game.

2. Diet Coke

Diet Coke

Diet Coke adalah produk The Coca-Cola Company yang terbilang baru. Diperkenalkan pada tahun 1982, produk ini dengan cepat mengalahkan minuman diet Coca-Cola lainnya, Tab, dalam hal penjualan. Diet Coke berkali-kali mengganti bahan pemanisnya, mulai dari aspartam, campuran sakarin, NutraSweet, Splenda, dan lain sebagainya. Di pasaran, Diet Coke merupakan saingan langsung Diet Pepsi dengan target orang-orang yang menginginkan minuman bersoda rendah gula. Di Inggris, jika 330 ml Coca-Cola biasa mengandung 142 kkal, Diet Coke hanya mengandung 1,3 kkal.

1. Coca-Cola

Coca-Cola

Coca-Cola adalah produk andalan The Coca-Cola Company yang diciptakan di tahun 1886. Nama Coca-Cola berasal dari bahan dasar aslinya, kacang kola dan daun koka. Akan tetapi, resep Coca-Cola saat ini tetap menjadi rahasia. Coca-Cola dijual ke lebih dari 200 negara di seluruh dunia. Coca-Cola secara luas dikenal sebagai “American Brand” atau produk yang mewakili Amerika. Menurut studi brand global terbaik yang dilakukan Interbrand di tahun 2015, Coca-Cola menduduki peringkat ketiga sebagai brand paling penting atau paling berharga di dunia.

One Comment

Komentar Anda