20 Fakta Unik Tentang Film The Matrix (1999)

Film laga fiksi ilmiah ini tak cuma populer, namun juga berpengaruh. Berbagai inovasi yang ditampilkan dalam The Matrix begitu brilian hingga tak heran film ini disebut sebagai film laga fiksi ilmiah terbesar. The Matrix dipilih oleh National Film Registry untuk dijaga dan dilestarikan di Library of Congress. Film ini menampilkan cerita tentang Neo, sosok programmer sekaligus hacker. Neo merasa ada sesuatu yang tak beres di dunia ini. Seorang hacker legendaris, Morpheus, membantu Neo merasakan realita yang aneh, yakni pada masa ketika manusia berperang dengan mesin cerdas buatan mereka yang justru ‘memanen’ mereka.

The Matrix (1999)

Nah, kini saatnya kita bahas beberapa fakta menarik tentang The Matrix.

1. Kesuksesan komersial dan kritis diraih film yang diarahkan Wachowski bersaudara ini. Dengan budget yang diperkirakan mencapai 63 juta dolar AS, film ini membawa pulang keuntungan hingga 463,5 juta dolar AS.

2. The Matrix sukses memenangkan empat Piala Oscar, semuanya terkait sisi artistik, yaitu Tata Suara Terbaik, Penyuntingan Terbaik, Efek Visual Terbaik, dan Penyuntingan Efek Suara Terbaik.

3. Pada mulanya, Wachowski bersaudara mendekati Warner Bros dengan ide tentang The Matrix. Mereka meminta dana sebesar 80 juta dolar AS, namun WB hanya mau mengucurkan 10 juta dolar AS. Wachowskis mengambil uang itu dan memfilmkan 10 menit pertama dari The Matrix (adegan awal Carrie-Anne Moss) menggunakan seluruh dana 10 juta dolar itu. Wachowski bersaudara lalu mempertontonkannya pada kalangan eksekutif WB dan langsung membuat mereka terkesan. Dana sebesar 60 juta dolar AS pun dikucurkan. Anggaran The Matrix bisa dikurangi karena tim produksi melakukan syuting di Australia yang lebih murah.

4. Yuen Woo-ping awalnya menolak untuk bekerja dalam film ini. Koreografer bela diri papan atas ini sengaja meminta bayaran selangit agar Wachowski bersaudara mundur. Namun ternyata tidak. Woo-ping kemudian meminta syarat yang berat. Ia hanya mau terlibat jika ia diberi kewenangan penuh dalam menangani adegan pertarungan dan diberi kewenangan untuk melatih para aktor empat bulan sebelum syuting. Wachowski bersaudara tetap setuju.

Baca Juga:  6 Fakta Jo Woo-ri Setelah Gangnam Beauty Berakhir

5. Ketika Neo berlatih bela diri dengan Morpheus (diperankan Laurence Fishburne), Keanu Reeves terlihat beberapa kali mengusap hidung dengan jempolnya. Gerakan itu sebenarnya adalah gaya bertarung Bruce Lee sebelum mulai menyerang musuhnya, dan Keanu mengimprovisasi sendiri gerakan itu.

The Matrix (1999) Keanu Reeves

6. Adegan laga pada pembukaan film membutuhkan waktu enam bulan latihan dan hanya disyuting selama empat hari.

7. Kaki Carrie-Anne Moss (pemeran Trinity) sebenarnya terkilir ketika memfilmkan salah satu adegannya, namun ia tidak memberi tahu siapa pun sampai syuting selesai sehingga dirinya tidak dire-kasting.

8. Untuk adegan percakapan ponsel antara Neo dan Morpheus di kantor MetaCortex, Keanu Reeves benar-benar memanjat jendela tanpa digantikan stuntman, dan tinggi gedung itu adalah 34 lantai.

9. Dalam mitologi Yunani, Morpheus adalah dewa mimpi. Uniknya, dalam The Matrix Morpheus justru berperan membangunkan orang-orang dari mimpi untuk melihat realita.

10. Peran sebagai Thomas A. Anderson alias Neo sempat ditawarkan pada banyak aktor, mulai dari Will Smith, Nicolas Cage, Brad Pitt, dan Val Kilmer, tapi semuanya menolak dengan berbagai alasan. Keanu Reeves mendapatkan peran itu dan mengalahkan Johnny Depp, yang sebetulnya merupakan pilihan utama Wachowski bersaudara.

The Matrix

11. Karakter Morpheus pernah ditawarkan pada Samuel L. Jackson, Gary Oldman, Russell Crowe, dan Chow Yun-fat. Adapun Karakter Trinity sempat ditawarkan pada Janet Jackson, sedangkan karakter Agent Smith yang diperankan Hugo Weaving pernah ditawarkan pada Jean Reno.

12. Ketika Neo ada di dunia nyata pada awal film, ia mengenakan pakaian yang lusuh dan kurang cocok. Menurut Keanu Reeves, hal itu memang disengaja untuk menunjukkan bahwa Neo merasa ada yang kurang beres dengan dunia yang ia tinggali.

Baca Juga:  Han Ye-seul Akui Ada yang Berubah dalam Hidupnya

13. Syuting adegan helikopter hampir membuat produksi film ini dihentikan karena helikopter terbang di atas area terlarang di wilayah udara Sydney. Akhirnya, undang-undang negara bagian New South Wales di Australia diubah untuk mengizinkan film The Matrix melanjutkan syutingnya. Sebagian besar film ini memang disyuting di Fox Studios di Sydney.

14. Film ini dikenal karena mempopulerkan teknik efek visual yang disebut “bullet time,” yang memungkinkan pengambilan gambar dalam gerakan lambat meski kamera bergerak dalam kecepatan normal di tempat syuting. Hingga pertengahan tahun 2002, teknik ini sudah ditiru dalam lebih dari 20 film.

15. Studio meminta dialog-dialog dalam film ini lebih diperjelas karena menurut mereka skenario The Matrix adalah “naskah yang tak bisa dimengerti siapapun.”

Pemeran The Matrix (1999)

16. Menurut Wachowski bersaudara, semua hewan yang ditampilkan dalam The Matrix adalah hasil rekayasa komputer belaka.

17. Di hari pertama syuting, Hugo Weaving mengalami cedera kaki yang ternyata adalah polip. Ia pun harus menjalani operasi. Ada wacana untuk menggantikannya, namun dengan pengaturan jadwal syuting, Weaving tetap bisa menuntaskan perannya.

18. Adegan klimaks pertarungan antara Neo dan Agent Smith di subway berlangsung selama 10 hari, melebihi jadwal yang sudah ditetapkan.

19. Ponsel yang dipakai dalam film ini adalah Nokia Stilleto atau 8110 yang sedikit dimodifikasi. Ponsel ini diproduksi secara terbatas dan hanya dijual di Eropa dan Australia.

20. The Matrix adalah film yang berjasa besar melambungkan karir Carrie-Anne Moss. Moss sendiri pernah berkata bahwa (sebelum The Matrix), ia tak punya karir. Moss sebenarnya sudah tampil dalam sejumlah serial TV sebelum itu, salah satunya serial Kanada, Matrix, yang tak ada hubungannya dengan The Matrix. Namun seiring melejitnya nama Moss dan The Matrix, serial fantasi ini pun diputar kembali di Kanada.

Komentar Anda