20 Fakta Unik Tentang Film The Mummy (1999)

Film satu ini cukup sering diputar di televisi. The Mummy merupakan film laga petualangan yang bertemakan Mesir kuno. Disutradarai oleh Stephen Sommers, film berdurasi 125 menit ini menampilkan beberapa bintang seperti Brendan Fraser, Rachel Weisz, John Hannah, Arnold Vosloo, dan lainnya. Secara garis besar, The Mummy menceritakan petualangan Evelyn Carnahan dan Rick O’Connell di situs kota kuno Hamunaptra. Namun tanpa sengaja mereka justru membangkitkan kembali Imhotep yang sangat berbahaya. The Mummy adalah remake dari film berjudul sama garapan tahun 1932.

The Mummy (1999) 1

Berikut 20 fakta tentang The Mummy yang patut Anda simak.

~O~

1. The Mummy begitu sensasional di box office. Film ini mampu meraup keuntungan sampai 415,9 juta dolar AS dari budget 80 juta dolar AS.

2. Dengan pengecualian berupa cawat dan beberapa perhiasan, kostum pemeran Anck-Su-Namun, Patricia Velásquez, sepenuhnya terdiri atas lukisan tubuh yang memerlukan waktu 14 jam untuk diterapkan.

3. Adegan di mana Evelyn mengacaukan perpustakaan diambil hanya dalam sekali take. Andai saja terjadi kesalahan, maka dibutuhkan waktu satu hari untuk menata ulang semua rak dan buku itu.

4. Gaun malam yang dikenakan Evelyn pada saat kapal diserang menjadi transparan ketika basah. Kru mewarnai ulang gaun itu secara digital pasca produksi agar film ini tetap bisa mendapat rating PG-13.

5. Brendan Fraser, pemeran Rick O’Connell, pingsan ketika syuting karena tali yang melingkari lehernya terlalu kencang saat ia dihukum gantung.

Baca Juga:  5 Drama TV Populer Yang Diperankan Ryu Hwa-young

The Mummy (1999) 2

6. Kru menghadirkan seorang ahli Mesir kuno untuk mereka-reka bagaimana suara orang Mesir kuno ketika berdialog.

7. Suara di adegan pembuka sebenarnya akan diisi oleh Imhotep. Namun sutradara Stephen Sommers kemudian menyadari bahwa Imhotep tidak bisa berbahasa Inggris, oleh karena itulah peran itu diberikan pada Ardeth Bay.

8. “Imhotep” sebenarnya adalah nama dari seorang arsitek yang mengembangkan piramida pertama di Mesir kuno, yang paling dikenal adalah Piramida Djoser di Saqqara pada tahun 2600 SM.

9. Karakter Ardeth Bay alias Medjai awalnya akan ditato dari ujung kepala hingga ujung kaki, namun Stephen Sommers menentang hal itu karena menurutnya sang aktor, Oded Fehr, ‘terlalu tampan’ untuk ditutupi.

10. Leonardo DiCaprio dikabarkan sangat menyukai naskah film ini dan begitu tertarik untuk bermain sebagai Rick O’Connell. Namun sayang ia sudah sepakat untuk bermain dalam The Beach. Konon DiCaprio bahkan meminta syuting film The Beach ditunda agar ia bisa bermain dalam The Mummy, namun produser menolak. Ironisnya, The Beach pada akhirnya juga ditunda.

The Mummy (1999) 3

11. Saat syuting, pergelangan tangan John Hannah terkilir dan harus memakai penahan yang terlihat di adegan terakhirnya.

12. Adegan awal di mana Imhotep dimumi benar-benar membuat panik aktor Arnold Vosloo. Ia harus diperban selama empat jam untuk memfilmkan adegan saat Imhotep dimumi dan dikubur hidup-hidup.

Baca Juga:  6 Fakta Jo Woo-ri Setelah Gangnam Beauty Berakhir

13. Produser James Jacks pernah menawarkan peran Rick O’Connell kepada banyak aktor papan atas Hollywood, mulai dari Tom Cruise, Ben Affleck, Brad Pitt, hingga Matt Damon. Namun mereka semua menolak dengan berbagai alasan.

14. Adegan penjara sebenarnya diambil di sebuah apartemen di daerah Marrakech.

15. Syuting berlangsung sangat berat di bawah suhu tinggi. Staf medis selalu bersiaga di lokasi syuting untuk memberikan formula khusus anti-dehidrasi agar kru dan pemain tidak pingsan.

The Mummy (1999) 4

16. Dari budget 80 juta dolar AS, sekitar 15-20 juta dolarnya disisihkan untuk membiayai efek spesial yang sangat rumit.

17. Syuting di pelabuhan Giza sebenarnya diambil di Inggris dengan penyuntingan digital untuk menambahkan pemandangan piramida dan Sungai Nil.

18. Ular, laba-laba, dan kalajengking adalah masalah besar di lokasi syuting. Banyak anggota kru yang harus dilarikan ke rumah sakit melalui udara setelah digigit hewan-hewan itu.

19. Meski film ini secara ekstensif menggunakan pencitraan yang dihasilkan komputer, banyak adegan, termasuk ketika karakter Evelyn diserang tikus dan belalang, adalah nyata alias menggunakan binatang hidup.

20. Belalang yang ditampilkan dalam adegan di Hamunaptra sebagian besar dibuat lewat rekayasa komputer, tetapi sejumlah belalang hidup juga digunakan untuk syuting; belalang-belalang itu didinginkan di dalam lemari es untuk membuat mereka lebih lamban dan mudah untuk difilmkan.

Komentar Anda