Rose, Member BLACKPINK yang Paling Banyak Dibenci?

BLACKPINK kini adalah girlband K-Pop yang sedang trending, jadi wajar saja bila secara alami mereka mendapat banyak serangan kebencian dari fans yang iri atau dari fans grup lain. Konon tak ada satu pun member BLACKPINK yang tak dibenci antifans dan haters. Keempat gadis YG Entertainment ini sudah diserang berbagai macam tudingan miring sejak mereka debut.

Rose

Jennie baru-baru ini jadi korban skandal pembullyan yang membuat sejumlah fans dan orang lain memandangnya sebagai seorang pendusta. Dan karena banyak orang menganggap Jennie sebagai idol yang sangat cantik, banyak orang pula yang iri dengannya dan lantas menyebarkan banyak kebencian tentangnya.

Orang-orang juga banyak berkata miring soal kemampuan vokal Jisoo yang dianggap kurang bagus dan hanya mengandalkan autotune dan koreksi pitch. Mereka menyebut bahwa bakat menyanyi Jisoo tidaklah alami, melainkan dipoles dengan teknologi.

Lisa adalah member yang agak jarang dibenci orang. Meski demikian, sejumlah pengguna SNS dengan terang-terangan mengatakan bahwa mereka membenci Lisa tapi menyukai Jisoo atau Jennie. Tak jelas apa alasan mereka tidak menyukai idol asal Thailand ini.

Dan Rose dulu juga dikenal sebagai member dengan haters paling sedikit, tapi belakangan beredar rumor bahwa jumlah ujaran kebencian padanya semakin meningkat. Asal muasal kebencian itu bukan karena penampilan fisik Rose, melainkan karena masalah nasal dalam vokalnya.

Suara Rose yang terlalu nasal tidaklah ideal untuk seorang vokalis utama, meski banyak fans yang justru menganggapnya unik. Faktanya, YG Entertainment kurang memberikan kredit untuk para vokalis utama BLACKPINK, namun lebih menonjolkan rappernya. Sebagai vokalis utama, Rose tidak mendapatkan porsi yang sama dengan yang diberikan SM Entertainment dan JYP Entertainment pada vokalis utama girlband mereka.

Banyak kalangan berpendapat masalah vokal Rose tidak perlu dibesarkan. Dia selalu memasukkan banyak emosi saat bernyanyi. Idol potensial ini punya passion dan keyakinan besar di dunia musik. Namun lagi-lagi banyak orang yang bicara soal ‘suara yang dipaksakan.’ Mereka seolah tak sadar bahwa Rose masihlah muda dan punya banyak waktu untuk memperbaiki kekurangannya dari segi teknik.

Terlepas dari segala cibiran orang, Rose harus membuktikan bahwa dia mampu menunjukkan peningkatan kemampuan vokal. Dia pasti bisa melakukannya, sebagaimana para penyanyi top lain yang juga pernah merasakan dibully netizen.

Komentar Anda