20 Fakta Unik di Balik Film The Dark Knight (2008)

Sering disebut sebagai salah satu film terbaik sepanjang masa, The Dark Knight adalah film kedua dari trilogi The Dark Knight garapan Christopher Nolan. Bisa dibilang, film ini merupakan masterpiece Nolan sekaligus film terbaik dari tahun 2008. Penampilan ikonik Heath Ledger sebagai Joker begitu melekat di pikiran setiap orang yang menyaksikannya. Film ini menghadirkan kisah tentang Joker, karakter super jahat yang tak hanya membawa kriminalitas dan kekacauan tingkat tinggi di Gotham, tapi juga mampu mengaduk-aduk pikiran Batman melalui permainan psikologisnya.

Batman dalam The Dark Knight

Inilah 20 fakta tentang The Dark Knight yang kami rangkumkan untuk Anda.

1. Kematian mendadak Heath Ledger pada 22 Januari 2008 memicu spekulasi tentang kelanjutan film ini. Setelah kematian tragis Ledger diumumkan, Warner Bros. Pictures menyatakan bahwa semua adegan Ledger telah selesai difilmkan. Ledger meninggal karena keracunan obat-obatan resep yang ia minum. Pasca kematiannya, Ledger mendapatkan berbagai macam penghargaan, seperti dari Academy Awards, Golden Globe Award, dan BAFTA Award. Total ada sekitar 32 penghargaan yang ia terima.

2. The Dark Knight mengukir sensasi di box office. Dengan budget sebesar 185 juta dolar AS, studio sempat waswas film ini akan merugi menyusul kematian Heath Ledger. Namun kenyataannya, film ini justru meraup laba spektakuler, 1 miliar dolar AS, dan sampai artikel ini ditulis, The Dark Knight masih menduduki peringkat ke-24 dalam daftar film terlaris sepanjang masa.

3. Film berdurasi 152 menit ini mendapatkan delapan nominasi Oscar. Selain satu Oscar yang dimenangkan Ledger sebagai Pemeran Pendukung Terbaik, satu piala lagi didapatkan dalam kategori editing suara.

4. Penampilan Joker didesain sendiri oleh Heath Ledger menggunakan makeup dan kosmetik badut putih dari toko obat. Ledger beralasan, tokoh Joker pasti mendesain dandanannya sendiri, karena itulah Ledger juga harus melakukannya sendiri.

5. Heath Ledger menyutradarai sendiri dua adegannya, yakni ketika ia mengirimkan video teror ke GCN dan ketika reporter Mike Engel membacakan statemen Joker. Nolan sepenuhnya mempercayai Ledger dan membiarkannya melakukan hal itu.

Joker Ledger

6. Untuk mempersiapkan peran Joker, Heath Ledger mengunci dirinya di ruangan motel selama enam minggu untuk mempelajari psikologi karakter psikopat ini. Suara dan tawa Joker adalah murni karya Ledger sendiri karena ia tidak ingin menyamai suara Jack Nicholson di film Batman tahun 1989.

7. Ketika memfilmkan adegan kejar-kejaran antara Joker dan tim SWAT, satu dari empat kamera IMAX yang ada di dunia pada saat itu hancur. Sedangkan ketika syuting adegan kejar-kejaran di Lake Street, Polisi Chicago mendapat banyak telepon dari warga yang mengatakan bahwa ada polisi yang terlibat pengejaran kendaraan hitam yang tak jelas model dan bentuknya.

8. Selain didedikasikan untuk Heath Ledger, The Dark Knight juga didedikasikan untuk Conway Wickliffe, seorang stuntman yang tewas karena kecelakaan mobil ketika syuting film ini.

9. Kendaraan unik mirip motor yang dikendarai Batman disebut Batpod. Batpod sangat tidak stabil ketika dikendarai dan di lokasi syuting hanya ada seorang stuntman yang mampu menunggangi motor itu dengan baik, Jean-Pierre Goy. Ia pun membacking penampilan Bale sebagai Batman. Bale sendiri memaksa mengendarai Batpod sendiri, tapi dilarang oleh tim produksi yang mengkhawatirkan keselamatannya.

10. Wajah Two-Face alias Harvey Dent didesain sendiri oleh Christopher Nolan. Nolan tidak menggunakan makeup prostetik karena itu akan membuat penampilan Two-Face terlihat tidak realistis. Sebaliknya, ia memakai jasa Framestore untuk menggunakan efek visual tingkat tinggi dengan komputer.

Batman Batpod

11. Jika diperhatikan baik-baik, ketika Joker berbicara ia tampak berkali-kali menjilat bibirnya sendiri. Heath Ledger mengatakan ia sengaja melakukannya karena gaya bicaranya sebagai Joker mengharuskan bibirnya selalu lembab (bukan karena kebiasaannya seperti kata banyak orang).

12. Pada empat hari pertama syuting, tidak ada satupun adegan yang diambil. Christopher Nolan mengajak para kru dan pemain menonton film-film pilihannya, dua film dalam satu hari.

13. Ruang apartemen Bruce Wayne disyuting di lantai dasar sebuah gedung di Chicago. Di siang hari, ruangan yang sama didesain ulang dan digunakan sebagai ruang konferensi pers Harvey Dent.

14. Selama syuting film ini dari awal sampai akhir, total ada 39 mobil yang rusak karena ditabrakkan, ditembak, diledakkan, atau terkena efek kekerasan lainnya.

15. Tepuk tangan ikonik Joker dari dalam sel ketika Gordon mendapat promosi adalah improvisasi dari Heath Ledger. Selain itu, dalam adegan ledakan rumah sakit, ada sedikit jeda yang memang sudah direncanakan kru. Namun akting Joker yang kebingungan dan memencet-mencet remotenya juga merupakan improvisasi Ledger.

Suster Joker

16. Saat Joker berdandan sebagai suster di rumah sakit, ia mengenakan nama Matilda di tanda pengenalnya. Matilda sebenarnya adalah nama putri Ledger.

17. Joker adalah penjahat yang cerdas. Ketika ia mengajak Harvey Dent bertaruh lewat koin dengan pistol diarahkan ke kepalanya, kita bisa melihat Joker sebenarnya memegangi pengaman pistol dengan jarinya untuk mencegah pistol ditembakkan kalau-kalau Dent memenangkan taruhan koin itu.

18. Ada bagian dari adegan ruang interogasi yang dihapus oleh Christopher Nolan, yaitu ketika Batman membanting Joker ke tanah dan menendang kepalanya sebelum ia bergegas menyelamatkan Rachel. Menurut Nolan, adegan itu ia hapus karena menunjukkan Batman sebagai pribadi yang terlalu pemarah.

19. Seluruh adegan utama dalam film ini selesai disyuting hanya dalam waktu sembilan hari dan sembilan malam, waktu tercepat dari seluruh trilogi The Dark Knight.

20. Banyak orang bertanya-tanya tentang nasib Joker di akhir film ini, karena ia tak nampak mati. Ending Joker dalam film ini memang ambigu, tapi sesuai dengan jalan cerita komik bahwa Joker berkali-kali diasumsikan mati di akhir cerita, namun pada akhirnya ia akan kembali hidup-hidup di cerita berikutnya.

Komentar Anda