20 Fakta Unik Tentang Film The Godfather: Part II (1974)

The Godfather: Part II adalah film kedua dalam trilogi The Godfather yang disutradarai oleh Francis Ford Coppola. Diangkat dari novel Mario Puzo tahun 1969, film ini masih menceritakan keluarga mafia asal Italia yang bebasis di Amerika, Corleone. Dalam film kedua ini, kita bisa menyaksikan bagaimana Michael Corleone memimpin bisnis keluarganya sepeninggal ayahnya, dan di bagian yang lain kita bisa melihat sepak terjang Don Corleone ketika masih muda dan miskin lalu beranjak menjadi sosok yang sangat disegani di lingkungannya. Banyak pencapaian besar yang diraih film yang sangat berpengaruh ini.

Poster The Godfather Part II

Berikut kami tuliskan 20 fakta seputar film yang dibintangi Al Pacino dan Robert De Niro ini.

1. Salah satu prestasi fenomenal yang diukir The Godfather: Part II adalah menyabet enam piala Oscar dari 11 nominasi. Gelar film terbaik diraih, demikian pula dengan gelar sutradara terbaik (Francis Coppola) dan pemeran pendukung terbaik (Robert De Niro).

2. Dewan Pelestarian Film Amerika Serikat, National Film Registry, memilih film The Godfather: Part II sebagai salah satu film yang dijaga dan dilestarikan di Library of Congress pada tahun 1993. Mereka menyebut film The Godfather: Part II sebagai film yang penting secara historis, kultural, dan estetik.

3. Robert De Niro dikenal sebagai aktor metodis. Untuk memerankan Don Corleone di masa muda, ia sengaja mendatangi Sisilia dan tinggal di sana selama tiga bulan. Ia juga belajar menggunakan logat Sisilia selama empat bulan.

4. Marlon Brando dan Robert De Niro adalah satu-satunya aktor dalam sejarah perfilman yang sama-sama meraih Oscar atas peran mereka sebagai karakter yang sama. Mereka memerankan Vito Corleone di dua film yang berbeda.

5. The Godfather: Part II adalah film sekuel pertama yang mampu meraih Oscar sebagai film terbaik. Film sekuel lain yang bisa menyamai prestasi ini adalah The Lord of the Rings: The Return of the King (2003).

The Godfather Part II De Niro

6. Meski film ini diklaim diangkat dari novel Mario Puzo, sebenarnya hanya cerita tentang Vito Corleone mudalah yang diadaptasi dari novel, itu pun hanya satu bab dalam buku yang diambil untuk menceritakan masa muda Vito. Sedangkan seluruh kisah tentang Michael Corleone dan keluarganya di Las Vegas sepenuhnya unik.

Baca Juga:  Hore, Running Man Tak Jadi Dihentikan dan Siap Tayang Lagi!

7. Marlon Brando dijadwalkan tampil sebagai cameo di akhir film ini. Namun karena Brando tidak suka cara Paramount memperlakukannya dalam film The Godfather (1972), ia memilih tidak muncul di hari syuting. Francis Coppola pun kemudian menulis ulang skenario tanpa melibatkan Vito.

8. James Caan meminta jumlah bayaran yang sama yang ia terima dari film The Godfather (1972) untuk tampil sebagai Sonny Corleone dalam adegan flashback di akhir film. Keinginannya itu dikabulkan. Karakter Sonny sendiri sudah tewas di film pertama.

9. Richard S. Castellano, pemeran Clemenza, adalah aktor yang mendapat bayaran paling tinggi dalam film The Godfather (1972). Ia seharusnya memerankan Clemenza yang memberikan kesaksian melawan Michael Corleone di pengadilan. Namun hal itu tidak menjadi kenyataan karena Castellano menuntut kenaikan bayaran dan mendesak untuk menulis naskahnya sendiri. Peran itu akhirnya diberikan pada karakter Frankie Pentangeli yang membuat sang aktor, Michael V. Gazzo, meraih nominasi Oscar. Namun menurut Ardell Sheridan, pemeran istri Clemenza, Castellano menolak peran itu lantaran enggan menambah berat badannya karena masalah kesehatan.

10. Lee Strasberg kembali dari pensiunnya untuk memerankan Hyman Roth, semua itu atas permintaan dari Al Pacino. Meski awalnya menolak, Strasberg akhirnya setuju setelah melakukan pertemuan dengan ayah Francis Coppola, Carmine Coppola. Di tengah syuting, Strasberg menjadi sakit, namun alih-alih menunda produksi, karakter Roth ditulis ulang sebagai sosok pria tua yang sakit-sakitan. Strasberg akhirnya mendapat nominasi Oscar.

The Godfather Part II Robert De Niro

11. Dalam adegan ketika Vito Corleone bernegosiasi dengan Signor Roberto di jalanan, seorang pejalan kaki menyapa Vito. Orang itu adalah pemeran ekstra, Carmelo Russo, yang seharusnya hanya diminta berjalan tanpa mengganggu dialog Vito dan Roberto. Francis Coppola tidak menyukai itu, namun De Niro justru menyukainya karena itu menunjukkan bagaimana Vito sangat dikenal dan dihormati di lingkungannya. Ia pun meminta Coppola agar tak membuang adegan itu.

12. Ketika Vito Corleone kecil mendarat di Pulau Ellis, ia diberi tanda huruf X. Imigran yang tiba di pulau itu akan diberi tanda X jika petugas merasa bahwa imigran tersebut mempunyai kelainan mental.

13. Ada perdebatan tentang apakah Robert De Niro harus mengenakan kumis atau tidak ketika memerankan Vito Corleone yang agak lebih tua dari di awal film. De Niro sendiri bingung dan membuat keputusan dengan melempar koin. Akhirnya De Niro mengenakan kumis dan bahkan menaikkan bobotnya ketika mengunjungi Sisilia sebagai Vito Corleone yang sudah sukses. Tak lupa, ia juga mengenakan perangkat gigi khusus yang lebih ringan dari yang dipakai Marlon Brando.

Baca Juga:  Nama dan Foto Pemeran Utama Film Deadpool (2016)

14. Michael V. Gazzo tampil begitu meyakinkan ketika berlatih sebagai Frankie Pentangeli yang sedang memberikan kesaksian di pengadilan. Francis Coppola terkesan dan ingin segera memulai syuting, namun semua kru sedang makan siang. Setelah makan, Gazzo tidak bisa menunjukkan aktingnya seperti ketika latihan karena ia minum minuman keras dan mabuk saat makan siang.

15. Adegan lucu antara Signor Roberto dan Vito Corleone terjadi di ruang kerja Vito. Roberto yang begitu grogi buru-buru pulang dan kesulitan membuka pintu. Sebenarnya, Francis Coppola sengaja mengunci pintu itu dengan paku agar Leopoldo Trieste, pemeran Roberto, benar-benar terlihat grogi. Trieste tak tahu bahwa pintu itu dikunci paku oleh Coppola. Coppola ingin Trieste, yang merupakan komedian top Italia, berimprovisasi dalam adegan itu.

Al Pacino The Godfather Part II

16. Bentuk mentah dari film ini sebenarnya punya durasi hampir enam jam. Kisah tentang Vito diperpanjang hingga ke Era Pelarangan di Amerika Serikat, termasuk perangnya dengan kelompok gang Al Capone, kisah Luca Brasi sebagai pion Vito, serta kisah Michael Corleone yang semakin memperluas pengaruh politiknya melalui koneksinya dengan Senator Pat Geary.

17. Al Pacino membuat banyak masalah ketika produksi film ini. Ia menuntut bayaran yang tinggi serta penulisan ulang naskah secara besar-besaran. Ia sering memprotes gaya lambat penyutradaraan Francis Coppola dan bahkan mengancam akan keluar dari proyek ini.

18. Meski bertema mafia, kata ‘mafia’ hanya digunakan tiga kali dalam film ini, yaitu dalam adegan persidangan Michael Corleone. Di film sebelumnya, kata itu bahkan tidak dipakai samasekali.

19. Syuting sempat tertunda karena Al Pacino terserang pneumonia di lokasi syuting di Santo Domingo.

20. Meski tak pernah dinyatakan dalam film, karakter Anita Colombo, seorang wanita tua yang hendak diusir dari apartemen Signor Roberto karena memelihara anjing dan mengadukan nasibnya pada Vito Corleone, sebenarnya adalah nenek Sandra Corleone, istri Sonny Corleone.

Komentar Anda