20 Fakta Unik Tentang Film Spider-Man (2002)

Spiderman

Karakter Marvel Comics yang punya kemampuan unik ala laba-laba ini menyapa pemirsa di tahun 2002. Tobey Maguire dikasting memerankan Peter Parker, seorang pelajar biasa dari New York yang menjelma menjadi sosok superhero setelah digigit laba-laba radioaktif di laboratorium. Parker lalu menyadari ada tanggung jawab besar di balik kemampuan supernya sebagai Spider-Man, dan ia harus berhadapan secara langsung dengan Green Goblin yang melihatnya sebagai ancaman. Film ini mengawali sepak terjang Parker sebagai Spider-Man di film-film selanjutnya.

Dan berikut kami tuliskan 20 fakta menarik tentang film Spider-Man.

1. Pada saat dirilis, Spider-Man menjadi film pertama dalam sejarah yang meraup keuntungan 100 juta dolar AS di minggu pertamanya. Keuntungan final yang dicapai Spider-Man pun tak main-main, menyentuh angka 821,7 juta dolar AS dari total budget 140 juta dolar AS.

2. Dalam ajang Academy Awards ke-75, film ini meraih dua nominasi Oscar dalam kategori Tata Suara Terbaik dan Efek Visual Terbaik.

3. Syuting berlangsung selama hampir enam bulan dan dilakukan di Los Angeles dan New York City. Pemutaran perdana dilangsungkan di Filipina pada 30 April 2002.

4. Hugh Jackman sebenarnya dijadwalkan tampil sekilas sebagai Wolverine. Ia bahkan mendatangi lokasi syuting di New York untuk syuting, namun akhirnya batal karena kru tidak bisa mendapatkan kostum Wolverine dari film X-Men (2000).

5. Percayakah Anda, adegan ketika Peter Parker menangkap makanan Mary Jane (diperankan Kirsten Dunst) yang berhamburan ke atas dengan nampan, disyuting tanpa rekayasa komputer. Tobey Maguire melakukan adegan itu sendiri dengan bantuan perekat untuk merekatkan nampan pada tangannya. Tentu saja Tobey tak bisa melakukannya dalam sekali take, ia butuh beberapa kali take hingga berhasil.

NEXT

Leave a Reply