25 Fakta Unik Tentang Film Gangs of New York (2002)

Film peraih 10 nominasi Oscar ini sangat populer di dunia. Berlatar belakang di distrik Five Point pada pertengahan abad ke-19, film yang dibintangi oleh Leonardo DiCaprio, Daniel Day-Lewis, Cameron Diaz, dan Liam Neeson ini memotret dua masalah besar yang terjadi di New York kala itu, yakni imigrasi orang Irlandia ke kota serta Perang Sipil yang terus berkecamuk di Amerika. Tokoh sentral Gangs of New York adalah William “Bill the Butcher” Cutting, seorang bos gangster sekaligus antek politik Boss Tweed, serta seorang pemuda pemberontak bernama Amsterdam Vallon, yang memburu pembunuh ayahnya.

Foto Film Gangs of New York 1

Berikut 25 fakta yang tak boleh Anda lewatkan tentang Gangs of New York.

~O~

1. Saat syuting adegan perkelahian, Leonardo DiCaprio secara tak sengaja mematahkan hidung Daniel Day-Lewis, pemeran Bill the Butcher. Hebatnya, Day-Lewis tetap melanjutkan aktingnya dengan keadaan cedera.

2. Sutradara Martin Scorsese menampilkan penggambaran cakrawala New York di akhir film yang juga menampilkan gedung World Trade Center. Meski Gangs of New York setelah dibuat setelah WTC hancur dalam serangan 9/11, Scorsese menghentikan penggambaran sampai pada titik itu alias tidak sampai pada titik di mana WTC sudah hancur. Alasannya adalah film ini bercerita tentang orang-orang yang membangun New York, bukan orang-orang yang hendak menghancurkannya.

3. Daniel Day-Lewis merasa sangat tidak nyaman dengan gaya rambut berminyak yang dikenakannya sebagai William “Bill the Butcher” Cutting. Segera setelah syuting usai, ia langsung mencukur habis rambutnya.

4. Dalam cerita, Bill the Butcher digambarkan sebagai musuk fanatik Abraham Lincoln. Dalam satu adegan, Bill terlihat melemparkan pisau tepat pada gambar Presiden Amerika Serikat itu. Uniknya, sepuluh tahun kemudian Day-Lewis tampil memerankan Abraham Lincoln dalam film Lincoln (2012).

5. Sebagian besar geng yang disebutkan namanya dalam film ini adalah geng nyata yang ada di New York pada abad ke-19. Bill Cutting sendiri merupakan adaptasi dari sosok gangster nyata New York, Bill Poole, yang juga dikenal sebagai “The Butcher” dan punya prestis yang sama dengan karakter Day-Lewis.

Baca Juga:  5 Fakta Seru Tentang Gina Carano

Foto Film Gangs of New York 2

6. Aksen “New York” Bill yang keras tidak dibuat sembarangan. Martin Scorsese benar-benar melakukan sejumlah penelitian dengan mendengarkan rekaman suara penyair Amerika, Walt Whitman, dan membaca naskah drama lama di mana dialognya diucapkan secara fonetis.

7. Jika Anda jeli, Bill the Butcher memiliki adegan bersama semua pemeran utama dan pendukung film ini. Hal ini menjadi simbol pengaruh besarnya di Five Points.

8. Martin Scorsese dan Leonardo DiCaprio bersedia dipotong gajinya untuk mengurangi beban anggaran film ini.

9. Martin Scorsese menyewa seorang pria Italia berkode “The Magician” yang punya karir panjang selama 30 tahun sebagai pencopet untuk mengajarkan seni mencopet pada Cameron Diaz, pemeran Jenny Everdeane.

10. Daniel Day-Lewis adalah aktor Inggris yang juga punya kewarganegaraan Irlandia. Di film, ia berperan sebagai orang Amerika asli yang menentang semua imigran New York, terutama imigran Irlandia.

Foto Film Gangs of New York 2

11. Di sepanjang produksi film ini, Daniel Day-Lewis berbicara menggunakan aksen New Yorknya, bahkan meski ia tidak berada di lokasi syuting.

12. Kerusuhan yang digambarkan dalam film ini sangat akurat, namun Bill “The Butcher” Poole, yang menjadi inspirasi karakter Bill Cutting, sebenarnya sudah dibunuh beberapa tahun sebelum kerusuhan itu pecah.

13. Bentuk mentah film ini durasinya hanya satu jam lebih. Namun ketika ditayangkan, film ini punya durasi 2 jam 40 menit.

14. Sebelum Leonardo DiCaprio dan Daniel Day-Lewis dikasting dengan peran mereka masing-masing, Martin Scorsese awalnya merencanakan pasangan Dan Aykroyd dan John Belushi, namun gagal karena Belushi meninggal dunia. Ada juga pertimbangan untuk menduetkan Mel Gibson dengan Willem Dafoe.

15. Film ini menjadi awal bagi kolaborasi panjang Martin Scorsese dan Leonardo DiCaprio selama bertahun-tahun dalam berbagai film box office.

Foto Film Gangs of New York 4

16. Martin Scorsese membuat latar belakang New York abad ke-19 di studio Cinecitta di Roma. George Lucas yang mengunjungi Scorsese di lokasi syuting mengatakan padanya bahwa latar belakang seperti ini sekarang bisa dibuat dengan komputer.

17. Dalam adegan pertempuran terakhir, Amsterdam Vallon tampak mengenakan cestus di kedua tangannya. Cestus adalah sarung tangan tempur bangsa Romawi yang digunakan dalam pertarungan gladiator.

Baca Juga:  10 Drama Romantis Jepang Terbaru Tahun 2017-2018

18. Untuk menampilkan mata palsu Bill the Butcher, mata Daniel Day-Lewis dipasangi kaca prostetik. Ia kemudian berlatih menyentuh mata palsunya itu dengan ujung pisau tanpa berkedip.

19. Martin Scorsese sebenarnya ingin Liam Neeson bermain sebagai Walter “Monk” McGinn, namun Neeson sendiri meminta agar ia berperan sebagai “Priest” Vallon.

20. Untuk meyakinkan bahwa film ini akurat, Martin Scorsese mengontak Tyler Anbinder, seorang profesor sejarah di George Washington University sekaligus penulis buku Five Points.

Foto Film Gangs of New York 5

21. Karena kurangnya aktor berbahasa Inggris di Italia (lokasi syuting film ini), beberapa pemain figuran yang dipakai adalah para tentara Amerika Serikat dari pangkalan militer Aviano Air Base.

22. Suatu hari, setelah syuting selesai, Leonardo DiCaprio dan Martin Scorsese mengajak Daniel Day-Lewis untuk makan di luar. Uniknya, Day-Lewis menolak untuk ‘meninggalkan’ karakternya, Bill the Butcher. Ia pun memesan makanan dengan suara keras ala Bill the Butcher dan pelayan begitu takut untuk mendekatinya.

23. Martin Scorsese sebenarnya sudah tertarik dengan proyek film ini sejak awal tahun 1970-an setelah ia membaca buku karya Herbert Asbury berjudul sama sambil duduk di rumahnya di Long Island pada malam Tahun Baru. Kala itu, Scorsese adalah sutradara muda yang tak punya uang ataupun karya berarti.

24. Martin Scorsese pertama kali tertarik bekerjasama dengan Leonardo DiCaprio atas saran Robert De Niro yang pernah berakting bersamanya dalam This Boy’s Life. De Niro sendiri sempat dipertimbangkan untuk memerankan Bill the Butcher. Namun pada tahun 1978, ketika Scorsese masih berangan-angan membuat film ini, ia menginginkan De Niro memerankan Amsterdam Vallon.

25. Daniel Day-Lewis menganggap serius perannya sebagai Bill the Butcher. Ia sampai-sampai rela mendatangkan dua penampil sirkus ke rumahnya di Wicklow, Irlandia, untuk mengajarinya cara melempar pisau kecil yang tajam. Ia bahkan bekerja di tempat penjagalan selama beberapa minggu untuk mempelajari cara memotong dan mencincang daging.

Komentar Anda