Sekilas Tentang Gerakan Abolisionis Amerika Serikat

Anti Perbudakan

Di Amerika Serikat, perdagangan budak secara resmi dihapuskan pada tahun 1807, namun penyelundupan budak berlanjut sampai Perang Saudara. Ketika perkebunan kapas berkembang di Selatan, permintaan akan budak terus meningkat. Negara-negara bagian Selatan pun akhirnya mendukung perbudakan. Sebaliknya, pada tahun 1804 semua negara bagian di utara Maryland telah menghapuskan perbudakan. Utara menjadi pusat gerakan abolisionis di Amerika Serikat.

Pemimpin paling terkenal dari gerakan abolisionis adalah William Lloyd Garrison. Ia mendirikan American Anti-Slavery Society pada tahun 1833. Namun, kaum abolisionis Amerika Serikat tidak selalu setuju tentang bagaimana cara mengakhiri perbudakan. Beberapa ingin pemerintah mengesahkan undang-undang untuk mengakhiri perbudakan. Lainnya mencoba membantu budak secara individual untuk mendapatkan kebebasan mereka. Mereka mendirikan Underground Railroad untuk membantu melarikan budak ke tempat-tempat yang aman di Utara atau di Kanada.

Gerakan abolisionis menguat karena semakin banyak orang memahami berbagai kekejaman yang ditimbulkan perbudakan. Orang-orang muak dengan kekejaman para pemburu budak yang mengembalikan budak yang kabur ke pemiliknya. Novel karya Harriet Beecher Stowe, Uncle Tom Cabin (1852), memberikan deskripsi yang kuat tentang bagaimana budak dianiaya. Buku ini menjadi luar biasa populer.

Pada November 1860, Abraham Lincoln terpilih menjadi presiden Amerika Serikat. Lincoln menentang penyebaran perbudakan. Oleh karena itu, Selatan merasa terancam. Selama tiga bulan ke depan serangkaian negara-negara Selatan memisahkan diri dari Amerika Serikat dan membentuk Konfederasi. Hal inilah yang menyebabkan Perang Saudara Amerika (1861-1865) meletus.

Selama pertempuran, pada tahun 1863, Lincoln mengeluarkan Proklamasi Emansipasi. Dokumen ini membebaskan semua budak di negara Konfederasi. Pada tahun 1865, Konfederasi berhasil dikalahkan. Kemudian perbudakan dihapuskan sepenuhnya di Amerika Serikat oleh Amandemen Konstitusi ke-13.

Leave a Reply