15 Fakta Unik Tentang Film The Day After Tomorrow (2004)

Penyuka film bertema disaster pasti kenal dengan film besutan Roland Emmerich ini. Jake Gyllenhaal dkk menghadirkan kisah seru tentang dunia yang terkena imbas bencana iklim ekstrim menyusul kerusakan sirkulasi lautan Atlantik Utara. Mereka baru menyadari bahwa dunia saat ini sedang memasuki Zaman Es baru dan populasi bumi berusaha mengevakuasi diri ke tempat yang lebih hangat di selatan. Kisah petaka itu akan dipadukan dengan drama tentang upaya seorang ayah dalam menyelamatkan putranya yang terjebak di situasi mengerikan itu.

The Day After Tomorrow1

Berikut kami kupas 15 fakta tentang film ini.

1. 20th Century Fox mengundang sekelompok ilmuwan untuk menonton The Day After Tomorrow guna mengetahui reaksi mereka terhadap sains yang diterapkan di film ini. Tak seorang pun dari ilmuwan itu yang terkesan dengan apa yang dipertontonkan film ini, meski mereka tetap bisa menikmatinya.

2. Adegan melintasi sungai sebenarnya difilmkan di perbatasan Amerika Serikat dan Meksiko; para pemerannya benar-benar melintasi sungai Rio Grande menuju Meksiko.

3. Ilmuwan NASA diundang untuk berkonsultasi sebelum The Day After Tomorrow dibuat, namun NASA menyatakan bahwa malapetaka yang ditampilkan di film ini terlalu konyol untuk benar-benar terjadi di dunia nyata. Karena itulah NASA menolak permintaan itu, bahkan melarang pekerjanya untuk mengomentari film ini meski kemudian mereka mencabut larangan itu.

4. Dengan budget 125 juta dolar AS, The Day After Tomorrow sukses mengumpulkan pendapatan besar hingga 544,3 juta dolar AS.

5. Militer AS menyewakan helikopter UH-60 Blackhawk untuk adegan penyelamatan di akhir film. Hal tersebut sempat memicu kepanikan warga Montreal hingga otoritas Kanada meyakinkan bahwa AS tidak sedang menginvasi kota mereka.

The Day After Tomorrow2

6. Di tahun 2008, Yahoo! Movies memasukkan The Day After Tomorrow dalam daftar 10 film yang paling tidak akurat secara ilmiah.

7. Roland Emmerich mengakui bahwa Patung Liberty pasti akan terbalik jika diterjang air bah berkekuatan raksasa, namun di film ia menggambarkan patung itu tetap berdiri tegak sebagai simbol nilai kekuatan rakyat Amerika.

8. Tim produksi awalnya ragu untuk membuat film bertema bencana alam yang bersetting di New York, terutama pasca serangan 9/11. Bahkan Roland Emmerich sendiri sempat menghentikan penulisan skenarionya karena menganggap bencana ini kurang pantas dijadikan film setelah New York diserang teroris. Ironisnya, orang New York sendiri tidak menganggap itu sebagai hal yang sensitif. Buktinya, setiap kali film ini diputar di kota itu, mereka akan tetap kegirangan, terutama ketika menonton adegan kota mereka diterjang ombak raksasa.

9. Ketika film ini diputar di bioskop-bioskop Amerika, Palang Merah memasang sejumlah stand dan membagikan pamflet berisi informasi tentang penyelamatan diri menghadapi tornado, banjir, dan badai salju.

10. Bersama Shrek 2, The Day After Tomorrow sempat menjadi film yang meraih keuntungan terbesar di minggu pertama di sepanjang sejarah perfilman.

The Day After Tomorrow3

11. Udara dingin yang terlihat dihembuskan para aktor di film ini sebenarnya dibuat dengan rekayasa komputer. Cara ini terbukti lebih praktis dibandingkan membekukan lokasi syuting.

12. Menurut estimasi sang sutradara, Roland Emmerich, film ini memperkerjakan sekurang-kurangnya 1.000 seniman digital untuk menggarap berbagai efek visual.

13. Lindsay Lohan awalnya sudah diajak berbicara untuk berperan sebagai Laura. Lindsay bahkan tinggal selangkah lagi menandatangani kontrak, namun ia membatalkannya di menit-menit akhir karena bentrokan jadwal. Ia kemudian digantikan oleh Emmy Rossum. Emmy baru berusia 15 tahun ketika ia mengikuti audisi film ini.

14. Meski secara umum mendapat banyak kritikan, The Day After Tomorrow tetap mendapat sejumlah apresiasi, salah satunya gelar Efek Visual Terbaik dari ajang BAFTA Awards. Environmental Media Awards juga menobatkan film ini sebagai Film Terbaik.

15. Adegan kapal yang diserang gerombolan serigala difilmkan selama lima hari saja.

Komentar Anda