10 Fakta di Balik Film The King’s Speech (2010)

The King's Speech

The King’s Speech adalah film drama biografi yang mengusung kisah sederhana tentang Raja George VI (Bertie), ayah Ratu Elizabeth II, yang menderita gagap parah dan dianggap kurang pantas menjadi raja. Lewat bantuan Lionel Logue, seorang terapis wicara dan bahasa yang punya metode tak biasa, Raja George VI akhirnya mulai bisa berpidato dengan lancar lewat radio untuk membawa negaranya menyatakan perang melawan Nazi Jerman pada tahun 1939. The King’s Speech sukses merebut tujuh penghargaan dalam ajang British Academy Film Awards dan tiga piala Oscar.

Berikut sejumlah hal menarik tentang film garapan sutradara Tom Hooper ini.

~O~

1. Karakter Raja George VI ditulis dengan proyeksi aktor Paul Bettany sebagai pemerannya. Namun Bettany menolak peran itu untuk menghabiskan lebih banyak waktu dengan keluarganya. Belakangan Bettany mengaku menyesal.

2. Pengganti Paul Bettany, Colin Firth, tampil maksimal dan berhasil memboyong piala Oscar sebagai Aktor Terbaik di samping Golden Globes, BAFTA Awards, dan puluhan penghargaan lainnya.

3. The King’s Speech dibuat dengan budget mini, 15 juta dolar AS. Namun kenyataannya film berdurasi 118 menit ini sukses meraup keuntungan fenomenal, mencapai 414,2 juta dolar AS.

4. Penulis skenario David Seidler adalah penderita gagap ketika kecil dan ia mendengarkan pidato Raja George VI saat itu. Bertahun-tahun kemudian ia menyurati Ratu Elizabeth (janda George VI) untuk meminta izin membuat film tentang cerita Raja. Elizabeth meminta Seidler untuk tidak melakukannya selama ia masih hidup karena kenangannya dengan Raja terlalu menyakitkan. Seidler pun menghormati permintaan itu. Seidler pada akhirnya menjadi orang tertua (73 tahun) yang memenangkan Oscar kategori Skenario Asli Terbaik.

5. Pidato raja yang ditampilkan di film ini lebih pendek dari pidato asli. Empat kalimat dihapus dan empat kalimat diperpendek.

Film The King's Speech

6. Tim produksi tahu bahwa mengunci beberapa aktor top akan membantu film ini segera dibuat. Mereka pun melakukan praktik yang tak lazim di industri perfilman, yaitu meminta tetangga aktor Geoffrey Rush untuk menaruh sebuah surat di kotak suratnya. Surat yang berisi skenario film dan permintaan maaf itu dibaca Rush dan ia pun bersedia tampil sebagai Lionel Logue.

7. The King’s Speech mendapat rating R alias dewasa karena ada beberapa adegan di mana Raja George VI mengumpat kasar. Pihak distributor The Weinstein Company pun melakukan banding, namun ditolak. Film ini kemudian diedit dengan membuang beberapa adegan umpatan dan kemudian diberi rating PG-13.

8. Guy Pearce, pemeran karakter Raja Edward VIII atau kakak Raja George VI, sebenarnya berusia lebih muda tujuh tahun dari Colin Firth.

9. Beberapa aktor ‘bertukar’ kewarganegaraan di film ini. Guy Pearce adalah aktor Australia yang memerangkan karakter Inggris (Edward VIII), Eve Best adalah aktris Inggris yang memerankan karakter Amerika (Wallis Simpson), sedangkan Jennifer Ehle adalah aktris Amerika yang memerankan karakter Australia (Myrtle Logue).

10. Lionel Logue melarang George VI untuk merokok saat sesi pidato. Di dunia nyata, George VI meninggal dunia akibat komplikasi dari operasi kanker paru-paru karena kebiasaannya merokok 20-25 batang sehari.

Leave a Reply