Studi: Video Chat Bisa Bantu Balita Belajar

Video Chat

Banyak keluarga saat ini menggunakan teknologi video chat seperti FaceTime untuk tetap berhubungan dengan keluarga atau teman tercinta di seluruh dunia. Tapi bagaimana dengan anggota keluarga terkecil di rumah? Apakah balita di bawah usia dua tahun bisa mendapatkan manfaat dari interaksi ini? Sebuah studi baru mengungkapkan bahwa anak-anak berumur 17 bulan dapat “berinteraksi dan merespon” dengan video chat live.

Meskipun pedoman American Academy of Pediatrics saat ini merekomendasikan TV dan perangkat media lainnya harus dijauhkan dari anak di bawah usia dua tahun, diperkirakan bahwa sekitar 38% dari anak-anak usia ini sudah memiliki akses ke perangkat mobile. Menurut penelitian yang diterbitkan di Development Science, interaksi melalui video chat berbeda dengan sekedar mendudukkan anak kecil di depan televisi.

Penelitian ini melibatkan dua kelompok anak antara usia satu dan dua tahun. Satu kelompok melakukan obrolan video dengan FaceTime selama satu minggu dan kelompok lainnya menyaksikan video rekaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi dua arah yang terjadi melalui video chatting real-time bisa memicu proses belajar. Jadi batasi waktu balita Anda di depan layar, tapi jangan batasi hubungannya dengan kerabatnya lewat video chat.

Leave a Reply