_ap_ufes{"success":true,"siteUrl":"www.setangkai.com","urls":{"Home":"https://www.setangkai.com","Category":"https://www.setangkai.com/category/beauty-health/","Archive":"https://www.setangkai.com/2017/04/","Post":"https://www.setangkai.com/2017/04/24/fakta-dan-bukti-foto-nam-joo-hyuk-dan-lee-sung-kyung-pacaran/","Page":"https://www.setangkai.com/privacy-policy/","Attachment":"https://www.setangkai.com/2017/04/24/fakta-dan-bukti-foto-nam-joo-hyuk-dan-lee-sung-kyung-pacaran/foto-pacaran-lee-sung-kyung-and-nam-joo-hyuk1/","Nav_menu_item":"https://www.setangkai.com/2016/11/18/beranda/","Custom_css":"https://www.setangkai.com/2017/03/25/reviewzine/"}}_ap_ufee

Tidur Lebih Awal Turunkan Resiko Obesitas pada Anak

Gambar Anak Tidur

Sebuah studi terbaru dari The Ohio State University College of Public Health menemukan bahwa anak-anak prasekolah yang secara rutin beranjak ke tempat tidur pukul 20.00 di malam hari cenderung menjadi tidak gemuk saat remaja dibanding anak-anak yang tidur lebih malam. Bahkan, penelitian menunjukkan bahwa waktu tidur setelah pukul 21:00 bisa melipatgandakan risiko obesitas di kemudian hari.

Para peneliti mengamati lebih dari 900 anak dengan usia rata-rata 4½ tahun dan meminta orang tua mereka untuk melaporkan rutinitas tidur anak. Mereka membagi kategori tidur menjadi pukul 20:00 atau lebih awal, antara pukul 20.00 dan 21:00, dan setelah pukul 21:00. Kemudian, mereka meneliti tingkat obesitas peserta studi pada usia 15 tahun.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1 dari 10 anak yang tidur lebih awal saat kecil mengalami obesitas ketika remaja, 16% dari mereka yang tidur antara pukul 20.00 dan 21:00 saat kecil mengalami obesitas ketika remaja, dan 23% dari remaja yang tidur setelah pukul 21:00 saat kecil mengalami obesitas ketika remaja. Menurut para peneliti, studi ini menegaskan temuan sebelumnya tentang pentingnya membangun rutinitas waktu tidur yang baik dan sehat untuk anak-anak.


Komentar Anda