7 Kasus Hacking Terparah dalam 20 Tahun Terakhir

Loading...

4. The Home Depot 2014: Lebih dari 50 juta kartu kredit

Home Depot 2014

Dengan cara mengeksploitasi password dari salah satu toko vendornya, para hacker penyerang The Home Depot melakukan pembobolan kartu kredit ritel terbesar dalam sejarah manusia. Melalui manipulasi cermat terhadap sistem operasi Microsoft, hacker tersebut berhasil menembus server sebelum Microsoft bisa menemukannya.

Begitu mereka memasuki toko The Home Depot pertama dekat Miami, para hacker bekerja menyapu bersih seluruh benua. Mereka secara diam-diam mengamati transaksi pembayaran mandiri di lebih dari 7.000 The Home Depot. Mereka mencatat nomor kartu kredit saat pelanggan membayar pembelian mereka di The Home Depot. Peretasan ini dikenang karena menjadi serangan besar terhadap sebuah perusahaan monolitik dengan jutaan pelanggannya.

5. Spamhaus 2003: Serangan DDoS terbesar sepanjang sejarah

Spamhaus 2003

DDoS (distributed denial of service) adalah serangan berupa pembanjiran data server (flooding). Dengan menggunakan puluhan komputer zombie (yang sudah dibajak) yang mengulangi sinyal pada tingkat dan volume tinggi, peretas akan membanjiri dan membebani sebuah sistem komputer di internet. Pada bulan Maret 2013, serangan DDoS khusus ini cukup besar sehingga memperlambat seluruh internet di dunia dan benar-benar mematikan sebagian dari internet selama berjam-jam.

Para pelaku menggunakan ratusan server DNS untuk ‘memantulkan’ sinyal berulang kali, memperkuat efek flooding dan mengirim hingga 300 gigabit per detik data untuk setiap server di jaringan. Target di pusat serangan itu adalah Spamhaus, layanan perlindungan profesional nirlaba yang melacak dan memblacklist spammer dan hacker atas nama pengguna web. Server Spamhaus, bersama puluhan exchange server internet lainnya, dibuat tak berdaya dalam serangan DDOS tahun 2013 ini. Peretasan DDOS ini dicatat karena skala kekuatannya yang mampu membebani server internet dengan volume data yang belum pernah terlihat sebelumnya.

Loading...

6. eBay 2014: 145 juta pengguna jadi korban

eBay

Beberapa orang mengatakan ini adalah pembobolan terburuk atas kepercayaan masyarakat terhadap ritel online. Lainnya mengatakan bahwa serangan ini tak lebih dari pencurian masal karena hanya data pribadi yang dibobol, bukan informasi keuangan.

Apapun cara yang Anda pilih untuk mengukur kejadian yang tidak menyenangkan ini, jutaan pembeli online yang telah memberikan data yang terlindungi sandi menjadi korban. Kasus ini dikenal luas karena memang diberitakan besar-besaran. Nama eBay pun tercoreng, dianggap lemah dalam urusan keamanan karena respon dan layanan publik mereka yang lambat.

7. JPMorgan Chase: (76 dan 7 juta rekening bank)

JPMorgan Chase

Di pertengahan 2014, hacker yang diduga dari Rusia masuk ke bank terbesar di Amerika Serikat dan membobol tujuh juta rekening usaha kecil dan 76 juta rekening pribadi. Para hacker menyusup ke 90 server komputer JPMorgan Chase dan mencatat informasi pribadi para pemegang rekening.

Yang cukup menarik, tak ada uang yang dicuri dalam kasus ini. JPMorgan Chase tidak mempublikasikan semua hasil investigasi internal mereka. Mereka hanya menyebut bahwa peretas mencuri informasi kontak, seperti nama, alamat rumah, alamat email, dan nomor telepon. Mereka mengklaim bahwa tidak ada bukti adanya pembobolan jaminan sosial, nomor rekening, atau sandi. Hacking ini menjadi penting mengingat serangannya pada tempat di mana masyarakat menyimpan uang mereka.

Loading...

Komentar Anda