China, India, dan Korea Tak Bisa Nikmati Pokemon Go?

Pokemon Go

Pokemon Go adalah game smartphone yang paling ngetren sejak dirilis resmi bulan Juli lalu. Para penggemarnya di Asia tidak perlu menunggu lebih lama lagi karena game augmented-reality berbasis lokasi ini akan segera menyerbu 15 negara Asia.

Menurut TechCrunch, negara-negara yang akan bisa menikmati game seru ini antara lain Papua Nugini, Singapura, Kamboja, Vietnam, Malaysia, Taiwan, Filipina, Thailand, Laos, Fiji, Negara Federasi Mikronesia, Kepulauan Solomon, Brunei, dan Palau.

Dengan dirilisnya Pokemon Go di negara-negara itu, game ini kini total telah dimainkan di lebih dari 50 negara di seluruh dunia. Namun, gamer mobile dari India, China, dan Korea masih belum dapat memainkan versi resmi dari game yang paling banyak dibicarakan ini.

India bisa menjadi salah satu pasar yang paling potensial untuk game ini. Menurut salah satu laporan, penjualan smartphone di India semakin meningkat persentasenya di antara 1,2 miliar penduduknya. Namun entah kenapa game ini belum juga dirilis secara resmi di sana.

Di China, meski orang China dikenal sebagai gamer mobile, peraturan yang ketat di negara itu bisa menghadang rilis resmi Pokemon Go. Menurut laporan, Google Maps dilarang di China, dan karena Pokemon Go bergantung pada peta dan GPS, maka praktis game ini akan kesulitan memasuki pasar China.

Sedangkan untuk Korea, menurut CEO Pokemon Go, John Hanke, masalah keamanan dalam Google Maps di Korea menjadi alasan utama mengapa game ini belum juga dirilis di negara itu. Pokemon Go pertama kali diluncurkan di Amerika Serikat pada tanggal 6 Juli 2016 dan kini telah melampaui lebih dari 100 juta unduhan.

Leave a Reply