Gara-gara Dicekal di China, Song Joong-ki pun Didepak Vivo

song-joong-ki

Perusahaan smartphone China, Vivo, memutuskan untuk mendepak superstar Hallyu, Song Joong-ki, sebagai endorser dari brand tersebut. Posisi Joong-ki pun diberikan pada aktor Taiwan Eddie Peng. Perubahan sebagai endorser ini adalah imbas dari larangan China terhadap bintang Hallyu pada bulan Juli lalu menyusul ketegangan militer yang melibatkan dua negara.

Yang menarik, Vivo menjadi pihak yang sangat dirugikan dalam hal ini karena mereka sudah membayar kontrak sebesar 22 juta yuan (3,3 juta dolar AS) per tahun pada Song Joong-ki bahkan jika bintang Descendants of the Sun itu harus berhenti syuting iklan Vivo.

Vivo kemudian mencari penggantinya sebagai endorser dan menemukan Eddie Peng yang kini sudah resmi menjadi duta brand tersebut, menurut laporan Inquisitr. Peng adalah bagian dari proyek film China-Amerika, The Great Wall, yang juga menampilkan Jing Tan dan aktor Hollywood Matt Damon.

Dalam memilih Eddie Peng sebagai pengganti Song Joong-ki, Vivo mengatakan pihaknya yakin aktor Taiwan itu akan bisa membantu meningkatkan penjualan produk baru mereka, Vivo X9. Vivo juga meyakini aktor itu bisa mewakili citra positif Vivo.

Bukan hanya Song Joong-ki yang terkena pencekalan Hallyu. Adegan-adegan Hwang Chi-yeul, seorang penyanyi Korea, dihapus dari acara TV China. Pemutaran perdana Saimdang, Light’s Diary, sebuah drama Korea yang menampilkan aktris Lee Young-ae, telah ditunda sampai 2017 dari jadwal awal bulan Oktober.

Song Joong-ki dan Descendants of the Sun terbilang beruntung karena larangan Hallyu ini datang tiga bulan setelah drama blockbuster 16 episode itu selesai ditayangkan di iQiyi, sebuah platform video di China.

Meski tampaknya Song Joong-ki mendapat banyak tantangan pada kegiatan endorsementnya di China, lawan mainnya, Song Hye-kyo, yang baru saja merayakan ulang tahun ke-35nya pada Selasa, 22 November, justru mendapatkan lebih banyak tawaran iklan.

Song Hye-kyo baru-baru ini mengendorse produk pengering rambut Dyson di sebuah iklan yang ditujukan untuk pemirsa Pan-Asia dengan menggunakan empat bahasa, yaitu: Bahasa Inggris, Taiwan, Korea, serta Kanton.

Leave a Reply