Benarkah Bedak Bayi Sudah Tidak Direkomendasikan Lagi?

Loading...

Bun, bener ga sih kalo bedak sudah tidak direkomendasikan lagi buat baby?? (Bunda Adelia S)

Sharing Ibu dan Anak

Sumber: Forum Sharing ASI MPASI

Tanggapan:

– Bunda Irma: Betul. Dan sebetulnya bayi itu sebaiknya diminimalisir kontak dengan kosmetika bayi.

Bunda Adelia S: Lalu, minyak telpon juga sama bun? Sebaiknya bayi tidak usah memakai kosmetik apa pun ya bun. Tapi kebanyakan ibu-ibu sekarang malah resep kalau si bayi dempulan bedak.

– Bunda Umy DN: Kosmetik yang seperti apa bun, kalo hair lotion gimana bun, masih bolehkah?

Bunda Intan: Baby saya pake bedak buat mukanya aja bun, tipis-tipis tapi biar seger, gak kayak dempulan yang tebel. Kalo minyak telon pas hawanya lagi dingin aja saya pakein, biar badannya anget.

– Bunda Melati: Kalau bedak, bahaya jika terhirup atau masuk kemaluan. Kalau telon, sebenarnya juga tidak harus dipakaikan rutin. Pada beberapa bayi bisa menyebabkan iritasi. Kebetulan anak-anak saya semua tidak tahan dengan telon. Jadi perawatan sehari-hari sejak bayi cuma sabun dan sampo.

– Bunda Irma: Minyak telon, minyak kayu putih, segala cream-creaman, segala lotion-lotionan karena banyak lho bayi yang sensitif terhadap kosmetika semacam ini. Cukup sabun dan shampoo yang cocok dengan kulitnya. Bedak talc bisa terhirup dan masuk ke paru-paru, bedak padat pun sama karena itu adalah bedak tabur yang dipadatkan, partikelnya masih sama dengan bedak tabur.

– Bunda Ay: Kalau pengalaman anak saya, sampai umur 7 bulan selalu pilek. Sering konsul ke dokter akhirnya disuruh observasi pencetus alerginya apa, ternyata pas stop bedak gak lama pileknya sembuh.

– Bunda Agitha: Betul, bedak sudah tidak direkomendasikan buat bayi. Seperti kata Ibu Irma, kurang lebih penjelasannya begitu. Kalo saya pribadi ga memakaikan bedak ke anak semenjak dia bayi sampe sekarang usia 2 tahun walo banyak yang ngomong bau bayi karena ga pakai bedak hehehe. Yang penting demi kesehatan anak sendiri, saya hindarkan hal-hal yang sepertinya ga penting hehe.

– Bunda Silfia: Minyak telon bahayakah Bun. Terus yang tinggal di pegunungan kaya aku gimana Bun, kan kalo tidak dikasi telon kasian Bun kedinginan dedeknya.

– Bunda Irma: Saya bilang minyak telon tidak berbahaya selama si pemakai tidak iritasi. Mengenai di pegunungan harus pakai apa? Hmm… Orang bule yang tinggal di Alaska atau yang tinggal di negara empat musim yang ada winter/musim dingin tidak kenal dengan minyak telon atau minyak kayu putih lho. Sehat-sehat saja kan? Untuk menghalau udara dingin, mereka mengenakan baju lengan panjang, celana panjang, dan coat. Jadi, sebetulnya pemakaian minyak telon termasuk kearifan lokal/kebiasaan orang Indonesia saja.

Loading...

– Bunda Raden: Betul bunda. Saya pernah lihat video tentang talk. Bedak yang memakai talk murni harganya tidak semurah yang ada di pasaran. Talk yang murni aman dan lembut sekali sedangkan yang di pasaran yang dijual murah itu proses penyaringannya tidak sampai ke murni.

– Bunda Eldita: Dua kali ke DSA, dua-duanya juga pada nyaranin gak usah pakai bedak. Jadi saya stop pakaikan bedak ke baby saya. Trus minyak telon dan kayu putih juga stop karena kulit anak saya merah-merah.

– Bunda Regita: Anak pertama saya waktu baru lahir saya kasih bedak kulitnya malah merah-merah, trus anak kedua juga gitu, malah pada bruntusan kulit abis dikasi bedak. Akhirnya saya stop sampe sekarang, usianya 3 tahun, palingan saya kasi minyak kelapa di lipetan-lipetan leher, ketiak, paha, selangkangan, biar ga iritasi. Kalo minyak telon karena cuacanya dingin takut kembung agar badannya anget aja.

– Bunda Yosi: Anak saya umur 4 bulan Bun, kata dokternya jangan dipakein bedak, sudah tidak direkomendasikan. Pernah dua atau tiga kali dipakein bedak sama kakaknya suami saya, akhirnya tumbuh kayak jerawat besar bernanah loh di badannya Bun. Aku ga bisa bilang apa-apa karena kalau dilarang ga boleh kata dokter begitu, mereka bilang jangan ikuti dokter, semua-semua ga boleh. Padahal dokter itu kan sudah berdasarkan penelitian Bun…

– Bunda Ayyi: Anak saya dari lahir no bedak-bedakan bund, gak ada fungsinya si menurut saya. Banyak mudhorotnya daripada manfaatnya.

– Bunda Ismania: Anak saya juga tidak pakai bedak bund dari bayi. Sempat pakai bedak memang tapi karena dia kalau memakai bedak selalu timbul merah-merah pada bagian yang dikasi bedak, alhasil tidak pernah pakai bedak.

– Bunda Choirunnisa: Anak pertama saya pake bedak pas bayi karena emang ga tau efek samping dari bedak, semenjak tau langsung saya berentiin, pas di anak kedua ga saya pakein bedak sama sekali, apalagi yang umum dipakein itu di bagian (maaf) pantat dan alat kelaminnya, yang sebenernya malah berbahaya banget, khawatir partikelnya masuk ke alat kelamin dan bikin nyumbat lubang kencingnya. Ga dipakein bedak aja banyak kotoran yang nyumbat di lubang kencing, apalagi sampe dipakein, makin banyak dehh, ini kasusnya khusus buat anak cowok ya.

– Bunda Pamella: Anak saya juga dari bayi ga pake bedak, bedak memang berbahaya karena bedak sangat halus dan rawan masuk ke saluran pernapasan. Di waktu lahiran sempet satu kamar sama ibu yang baru melahirkan anaknya. Umur anaknya saat itu satu hari, sama keluarganya dikasi bedak, trus saat dokter periksa ternyata paru-paru bayi tersebut bermasalah diakibatkan terhirup butiran-butiran bedak. Sedangkan bedak sekarang banyak mengandung zat-zat kimia.

Loading...

Komentar Anda