10 Lagu Beyoncé Terbaik, Terlaris, dan Terpopuler

Loading...

Beyonce

Penyanyi Amerika satu ini mulai naik ketenarannya di era 90-an sebagai penyanyi utama grup R&B Destiny’s Child, salah satu grup wanita dengan penjualan tertinggi sepanjang masa. Setelah grup itu hiatus dan kemudian bubar pada 2005, Beyoncé Giselle Knowles-Carter mengejar karir solonya dengan merilis banyak single dan album. Tak hanya itu, Beyoncé juga mulai menekuni dunia akting.

Beyoncé lahir di Houston dari seorang ibu yang bekerja sebagai penata rambut dan pemilik salon serta ayah yang seorang manajer sales. Mulai bernyanyi sejak kanak-kanak, Beyoncé menjelma menjadi sosok penyanyi yang sangat berprestasi. Ia telah menjual lebih dari 100 juta kopi rekaman sebagai artis solo serta 60 juta rekaman bersama Destiny’s Child. Puluhan Grammy Awards telah ia kumpulkan dan menjadikannya artis wanita yang paling banyak dinominasikan di ajang itu.

Banyak lagu Beyoncé yang meledak di pasaran, dan sepuluh lagu inilah yang paling populer di dunia.

1. Halo

Lagu “Halo” ada di album ketiga, I Am… Sasha Fierce. Ini adalah sebuah lagu power balada pop dengan lirik tentang cinta yang sublim. Sejumlah instrumen dipergunakan, mulai dari drum, piano, synthesizer, keyboard, alat musik senar, hingga perkusi. Beyoncé merangkul tiga penulis lagu handal untuk mengaransemen lagu ini.

2. Crazy in Love

Menampilkan rapper Jay Z, “Crazy in Love” adalah single utama dari album debut solo Beyoncé, Dangerously in Love. Ini adalah lagu cinta pop dan R&B dengan sentuhan berbagai elemen, mulai dari hip hop, soul, dan funk 70-an. Liriknya menceritakan obsesi asmara yang membuat seseorang bertindak di luar kebiasaannya.

3. Sorry

“Sorry” adalah lagu electro-R&B dengan ritme menghentak yang dihasilkan dari beat drum, synthesizer, dan bell. Liriknya bicara soal seseorang yang harus menghadapi pengkhianatan dari pasangannya dengan seorang wanita. Desas-desus media ramai menghubungkan lirik kontroversial ini dengan kehidupan pribadi Beyoncé dan pasangannya.

4. Single Ladies

Loading...

“Single Ladies (Put a Ring on It)” juga menjadi nomor andalan album I Am… Sasha Fierce. Lagu ini mempertontonkan kekontrasan antara Beyoncé dengan ‘alter egonya’ yang agresif, Sasha Fierce. Tema yang diangkat adalah tentang keengganan seorang pria untuk melamar kekasihnya atau membuat komitmen.

5. Formation

Single utama album Lemonade ini cukup kontroversial karena menyiratkan sikap anti polisi yang kemudian dibantah oleh Beyoncé, di samping kontroversi seputar rekaman dokumenter yang terdapat di video klipnya. Terlepas dari itu, “Formation” meraih nominasi Grammy Awards untuk kategori Record of the Year, Song of the Year, dan menang di kategori Best Music Video.

6. Flawless

Lagu yang terinfluence musik trap ini terdiri atas dua bagian, “Bow Down” dan “Flawless,” yang dibagi dengan pidato “We Should All Be Feminists” yang dibawakan penulis Nigeria, Chimamanda Ngozi Adichie, dalam konferensi TEDxEuston. Setelah dirilis sebagai single radio, “Flawless” berhasil masuk di Billboard Hot 100.

7. Hold Up

Sejumlah musisi berkolaborasi untuk menulis lagu ini termasuk Beyoncé sendiri. Ini merupakan single ketiga dari album Lemonade. Yang menarik, lagu ini mengandung sampel lagu “Can’t Get Used to Losing You” milik Jerome “Doc” Pomus dan Mort Shuman, interpolasi lagu “Maps” milik Yeah Yeah Yeahs serta interpolasi lagu “Turn My Swag On” milik Soulja.

8. Drunk in Love

Menampilkan sang suami, Jay Z, “Drunk in Love” merupakan satu dari dua lead single dari album Beyoncé. Lagu yang didominasi dengan unsur beat trap ini memotret seksualitas wanita yang dinyanyikan secara sensual dan percaya diri oleh Beyoncé. Banyak orang menyebut lagu ini sebagai kelanjutan lagu Beyoncé dan Jay Z terdahulu, “Crazy in Love.”

9. Irreplaceable

Direkam untuk album kedua, B’Day, “Irreplaceable” awalnya adalah sebuah rekaman country. Namun lagu ini kemudian diaransemen ulang menjadi balada mid-tempo dengan pengaruh pop dan R&B. Lirik lagu ini berpusat pada putusnya hubungan asmara dengan seorang pria tak setia dan mengandung pesan tentang pemberdayaan perempuan.

10. Run the World

Pengembangan lagu ini didorong oleh keinginan Beyoncé untuk mencoba sesuatu yang baru, yaitu pencampuran antara kultur dan era yang berbeda, suara baru, dan pesan untuk memberi kekuatan pada wanita. Lagu electropop dan R&B ini dipuji berkat pengarahan musikalitas dan agresifitas Beyoncé, meski tema ini sudah pernah ia usung sebelumnya.

Loading...

Komentar Anda