Fakta Tentang Buick-8, Mobil Dinas Presiden Soekarno

Loading...

Buick 8

Ketika Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya, Soekarno ditetapkan menjadi presiden pertamanya. Di antara sekian banyak hal yang dibutuhkan presiden untuk memimpin negara yang baru lahir ini, mobil adalah salah satunya. Soekarno sebenarnya memiliki beberapa mobil sebagai penunjang kegiatannya, namun ada satu mobil yang menjadi favoritnya, yaitu sedan Buick-8.

Menariknya, Buick-8 adalah mobil rampasan dari penjajah Jepang. Ketua Barisan Banteng, Sudiro, menemukan mobil ini di tahun 1945, tepatnya di belakang kantor Departemen Perhubungan pada masa penjajahan Jepang. Sudiro tahu bahwa Buick-8 bukanlah mobil sembarangan, melainkan mobil berkelas dan mewah di Jakarta pada masa itu.

Loading...

Sudiro kemudian membujuk sopir Buick-8 itu untuk pulang ke kampung halamannya di Kebumen. Tak lupa, ia juga meminta kuncinya untuk dipersembahkan pada presiden Soekarno. Setelah resmi dijadikan mobil kepresidenan, mobil berwarna hitam ini langsung diberi plat Rep-1.

Amerika Serikat memproduksi mobil ini dalam jumlah terbatas, yakni hanya 1.415 unit kendaraan di seluruh dunia. Mesin Buick-8 berkapasitas 5,2 liter.

Presiden Soekarno sebenarnya memiliki beberapa mobil lain selain Buick-8, salah satunya sedan Chrysler Winsor Deluxe produksi tahun 1952. Mobil pemberian raja Arab Saudi ini punya banyak cerita. Spatbor kirinya pernah mengalami kerusakan dan kaca belakang pecah saat terjadi insiden Cikini. Mobil ini pernah dilempari granat oleh orang tak dikenal ketika dipakai untuk menjemput anak-anak Soekarno di Perguruan Cikini, beruntung mobil ini masih selamat.

Loading...

Komentar Anda