Fakta-fakta Seru Seputar Truk Tangki Pertamina

Loading...

Pertamina

Di jalan raya sering kita berpapasan dengan truk tangki Pertamina yang mengangkut bahan bakar menuju Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Tapi tak banyak dari kita yang tahu fakta-fakta unik tentang kendaraan besar ini selain berbagai warning atau peringatan yang menempel di bodinya, seperti dilarang merokok.

Kendaraan satu ini punya andil besar dalam mendistribuskan BBM ke seluruh wilayah Indonesia. Yang menarik, truk Pertamina tidak mengangkut satu jenis BBM saja, melainkan bisa lebih dari satu macam. Premium, pertalite, pertamax, dan solar bisa diangkut bersamaan dalam satu truk. Nah, inilah beberapa fakta seru tentang truk Pertamina yang jarang diketahui

1. Jenis BBM yang diangkut

Loading...

Mobil tangki Pertamina dirancang khusus agar bisa mengangkut segala bahan bakar produksi Pertamina, baik itu bensin biasa maupun solar. Pertamina tidak menunjuk secara khusus truk mana yang boleh mengangkut bensin atau solar; sebaliknya, semua truk mereka boleh mengangkut jenis BBM apapun. Bahkan setelah diisi solar, satu truk tangki bisa saja langsung diisi pertamax. Dan dalam satu truk bisa saja beberapa jenis BBM diangkut sekaligus.

2. Sekat pembatas

Seperti dijabarkan di atas, satu truk tangki tidak diberi tugas khusus untuk mengangkut jenis BBM tertentu, karena itulah sekat khusus dipasang dalam tangki untuk memisahkan jenis-jenis BBM agar tak tercampur. Selain itu, sekat juga berfungsi untuk menjaga agar bahan bakar dalam tangki tidak bocor ketika kendaraan besar itu melintasi jalanan yang rusak, polisi tidur, tanjakan, dan lain sebagainya.

3. Diisi sesuai pesanan

Meski mampu memuat ribuan liter bensin, nyatanya truk tangki tak harus diisi sampai penuh, melainkan sesuai permintaan SPBU. SPBU juga bisa memesan jenis bensin tertentu yang harus diantarkan truk tangki dari stasiun penimbunan dan pengisian BBM. Hal ini disebabkan kebutuhan setiap SPBU yang berbeda-beda.

Nah, sekarang jadi tahu kan hal-hal menarik di balik truk bercat merah putih ini?

Loading...

Komentar Anda