Toyota Agya, Mobil yang Paling Banyak Dikomplain di Indonesia

Loading...

Toyota Agya

Agaknya Toyota harus segera berbenah diri karena salah satu produk andalan mereka, Toyota Agya, menyandang status sebagai mobil yang paling banyak mendapat komplain dari penggunanya di tahun 2016 lalu. Setidaknya itulah hasil riset berjudul 2016 Indonesia Initial Quality Study (IQS) yang dirilis oleh J.D. Power.

Sebanyak 3.490 orang yang membeli kendaraan pada medio September 2015 sampai Agustus 2016 diambil datanya. Data-data tersebut mencakup keluhan atau masalah yang didapatkan para pemilik mobil baru itu dalam dua sampai enam bulan pertama. Dari riset yang diambil dari Maret sampai Oktober 2016 itu, muncul lebih dari 200 masalah yang terbagi dalam delapan kategori.

Loading...

Di kategori entry compact car, Toyota Agya menduduki peringkat pertama sebagai mobil yang paling banyak dikeluhkan dengan raihan 94 komplain. Di bawahnya, ada Suzuki Karimun Wagon R dengan 71 komplain dan Honda Brio Satya dengan 59 komplain. Rupanya, ‘pencapaian’ Agya ini merupakan yang tertinggi di antara semua segmen mobil.

Di kategori SUV, Honda CR-V memperoleh 53 komplain, di kategori entry SUV, Daihatsu Terior mendapat rapor merah dengan 67 komplain, sementara di kategori entry MPV, Honda Mobilio mengumpulkan 94 komplain.

Yang menarik, Datsun GO, Daihatsu Ayla, Calya, dan Sigra yang ada di kategori LCGC seperti Agya ternyata tidak masuk dalam penilaian. Entry compact car lainnya yang juga tak masuk kategori LCGC adalah Kia Picanto dan Mitsubishi Mirage.

Dengan rapor merah ini, Agya harus bisa memperbaiki kekurangannya agar bisa bersaing dengan mobil-mobil sejenisnya di masa depan. Untuk saat ini, popularitas Agya masih terbilang bagus, namun bukan berarti mobil ini tak bisa digeser dominasinya oleh mobil-mobil pesaing.

Loading...

Komentar Anda