5 Tema Drama Korea yang Pasaran Tapi Tetap Disukai

Loading...

Drama Bertema Pasaran

Salah satu kelebihan serial drama Korea adalah sinematografi, kekuatan cerita, serta akting dan penampilan para aktornya. Meski sebuah tema sudah digarap berkali-kali, selalu ada hal unik yang bisa ditonjolkan.

Tema boleh saja sama, tapi penggarapan dan ide cerita pasti berbeda-beda. Dan meski klise ada di mana-mana, jalan cerita drakor yang simpel dan mudah dicerna rupanya tak pernah gagal memikat pemirsa dari berbagai kalangan.

Bagi kamu yang getol nonton drama Korea, lima tema pasaran ini pasti sudah sering diangkat ke layar kaca, tapi tetap menarik untuk disimak, bukan?

1. Time travel

Drama Time Travel

Time travel alias perjalanan lintas waktu, dari masa lalu ke masa kini dan sebaliknya, adalah tema yang bisa kita jumpai di seabrek drama. Tomorrow with You adalah salah satu yang terbaru, di mana karakter pria bisa pergi ke masa depan melalui sebuah subway. Dan setiap tahun akan selalu ada drama sejenis ini. Faith yang dibintangi Lee Min-ho juga demikian, di mana ia menculik Kim Hee-sun dari masa depan untuk dijadikan penyembuh. Drama time travel adalah jenis drama fantasi yang simpel penggarapannya, tapi tetap jadi favorit pemirsa sampai sekarang.

2. Transformasi

Drama Transformasi

Sejak zaman Dream High atau bahkan film 200 Pounds Beauty, transformasi fisik selalu menjadi tema seru untuk digarap. Oh My Venus adalah yang paling keren, sebab aktris ‘before’ dan ‘after’nya sama, yaitu Shin Min-ah, yang harus mengenakan makeup dan kostum khusus. Di masa lalu, ada cukup banyak drama bertema transfomasi alias perubahan fisik, misalnya The Birth of Beauty. Dalam cerita, Han Ye-seul dulunya adalah wanita gemuk yang dicampakkan suaminya, tapi lewat prosedur bedah plastik, ia berubah menjadi wanita hot bak supermodel.

Loading...

3. Cinderella

Drama Cinderella

Sampai detik ini, tema Cinderella tetap dihadirkan dalam berbagai bentuk, dan uniknya, tema ini samasekali tak usang. Boys Before Flowers, Secret Garden, dan Princess Hours hanyalah beberapa contoh populernya. Drama jenis ini punya karakterisasi yang khas, di mana karakter wanitanya miskin, pekerja keras, namun punya harga diri. Sedangkan karakter prianya digambarkan kaya raya (chaebol), tampan, menyebalkan, namun penuh perhatian. Jika mau menonton variannya, The Master’s Sun patut dicoba, karena drama ini juga mengandung horor.

4. Cross dressing

Drama Cross Dressing

Tema cross dressing atau transgender memang sudah tak seramai dulu. Terakhir, Love in the Moonlight yang sukses membawa tema ini. Ciri khasnya, karakter utama wanita berpura-pura menjadi pria untuk tujuan tertentu, dan pada akhirnya karakter pria utama akan mengetahui kedoknya lalu jatuh cinta padanya. Ada beberapa drama cross dressing yang sangat beken, antara lain Coffee Prince, He’s Beautiful, dan Sungkyunkwan Scandal. Ketiga drama itu bahkan sudah dianggap legenda roman komedi yang masih ditonton dan dibicarakan orang sampai saat ini.

5. Love-hate

Drama Love Hate

Hubungan benci jadi cinta juga sangat umum ditemukan, terkadang dipadukan dengan tema Cinderella. Drama love-hate bercirikan hubungan dua orang yang semula saling benci dan saling serang, tapi lambat laun mulai jatuh hati. My Love from the Star adalah contoh masif dari kesuksesan drama ini, demikian pula dengan Boys Before Flowers. Ada juga variasi drama ini, yaitu hubungan mantan pasutri, seperti digambarkan di Emergency Couple. Di drama itu, dua orang yang sudah bercerai bertemu kembali, saling membenci, tapi lambat laun mulai tergiring kemesraan masa lalu.

Loading...

Komentar Anda