Fakta dan Trivia di Balik Film Mad Max: Fury Road (2015)

Loading...

Mad Max Fury Road

Berikut adalah fakta dan trivia unik di balik pembuatan film action fantasi fiksi ilmiah Mad Max: Fury Road.

Sekitar 80% dari efek visual yang terlihat di film ini bukanlah hasil rekayasa komputer, melainkan benar-benar menggunakan efek praktis asli, stunt, makeup, dan set. CGI hanya digunakan seperlunya.

Editor Margaret Sixel harus menonton versi mentah film ini yang berdurasi 470 jam. Dia butuh waktu tiga bulan untuk menyelesaikannya.

Tom Hardy mengalami patah tulang hidung saat syuting, tepatnya ketika aktris Charlize Theron secara tak sengaja menyikutnya.

Charlize Theron mengenakan semacam perban hijau di lengannya untuk membantu seniman grafis membuang lengan karakternya, Imperator Furiosa.

Demi perannya sebagai Imperator Furiosa, Charlize Theron harus mencukur habis rambutnya. Sebagai akibatnya, dia harus mengenakan wig untuk perannya di film A Million Ways to Die in the West (2014).

Loading...

Film ini awalnya akan dibuat dengan dibintangi Mel Gibson pada tahun 2003. Namun karena sutradara George Miller mengalami kendala untuk menemukan lokasi syuting yang pas dan Gibson sendiri tengah sibuk dengan proyek film The Passion of the Christ (2004), maka film ini tidak jadi dibuat.

Menurut Tom Hardy, dia makan siang dengan Mel Gibson untuk mendiskusikan peran ikonik yang dia ‘ambil’ dari Gibson, Max Rockatansky. Gibson mengatakan bahwa dia tidak masalah dengan hal itu dan bahkan memberi restu pada Hardy.

Ini adalah film Mad Max kedua yang dibintangi Hugh Keays-Byrne. Di film pertama, Mad Max (1979), dia berperan sebagai penjahat.

Para aktris veteran yang berperan sebagai The Vuvalini melakukan adegan-adegan laga mereka sendiri.

Diproduksi dengan budget 150 juta dolar AS, film ini berjaya di box office dengan mengumpulkan pendapatan hingga 378,9 juta dolar AS.

Mad Max: Fury Road sebenarnya sudah dikembangkan selama bertahun-tahun dan pra-produksinya sudah dimulai pada tahun 1997. Upaya untuk produksi sudah dilakukan pada tahun 2001 dan 2003, namun tertunda karena serangan 11 September dan Perang Irak.

Di tahun 2007, ketika George Miller selesai mengerjakan film Happy Feet, dia memutuskan untuk mengejar produksi film ini lagi. Dia awalnya mempertimbangkan untuk memproduksinya sebagai film animasi komputer, tapi dia berubah pikiran dan membuatnya menjadi live-action.

Loading...

Komentar Anda