Cara Menyiram Tanaman Kastuba (Poinsettia) yang Benar

Loading...


Tanaman poinsettia alias kastuba sering kita jumpai di teras-teras rumah. Cirinya cukup menonjol, yaitu daunnya berwarna merah di atas dan hijau di bawah. Tak terlalu rimbun, tapi tetap cantik. Tanaman ini biasanya tumbuh liar di hutan-hutan tropis dan kemudian dibudidayakan menjadi tanaman hias rumah. Harganya bervariasi, antara 20 sampai 50 ribu rupiah tergantung ukuran.

Kastuba

Tanaman kastuba sebenarnya tak susah perawatannya, namun cara menyiramnya bisa dibilang susah-susah gampang. Cara menyiram yang salah bisa membuat tanaman busuk akar dan akhirnya mati. Lalu bagaimana cara yang benar?

Kebutuhan air kastuba

Kalau Anda ingin menyiran kastuba, yang harus diingat adalah jangan berlebihan dalam menyiram tapi juga jangan sampai kekurangan. Keduanya sama-sama buruknya pada tanaman. Pertama-tama lihat dulu tanamannya, apakah dia butuh air?

Loading...

Cara menentukannya mudah, sentuh saja permukaan tanah tempatnya tumbuh di pot. Tanah ideal bagi kastuba adalah yang lembab dan terasa segar. Tapi bila permukaannya terasa kering, maka saatnya Anda harus menyiramnya. Dan jika potnya terasa ringan saat Anda mengangkatnya, artinya tanahnya juga kekeringan.

Cara menyiramnya

Ketika membawa pulang kastuba dari toko bunga, terlebih dahulu periksa media tempat tumbuhnya. Jika pot kastuba tak memiliki lubang dainase, maka akar tanaman dengan cepat akan membusuk karena terlalu banyak air yang menggenang.

Bersihkan juga berbagai pernah-pernik yang menempel di tanaman ini karena kastuba biasanya memang dipakai untuk dekorasi, seperti acara Natalan. Dan bila tanahnya sudah benar-benar kering, waktunya menyiram. Caranya seperti ini.

Bawa kastuba Anda ke depan keran air atau bisa juga menggunakan ember, ambil gayung kecil lalu basahi tanahnya secara perlahan (jangan menyiram langsung daunnya). Biarkan air-air itu keluar dari lubang pot sampai benar-benar mongering. Lakukan secara perlahan, jangan mengguyurnya dengan banyak air.

Setelah bagian bawah pot tidak lagi meneteskan air, bawa kastuba ke tempat kering yang tak terkena sinar matahari langsung, tapi cukup cerah. Tanaman ini suka dengan cahaya dan butuh waktu sekitar enam sampai delapan jam untuk ‘mengonsumsi’ sinar matahari. Jauhkan dari panas langsung karena daunnya satu persatu akan berguguran. Mudah kan?

Loading...

Komentar Anda