Mengenal Jenis-jenis Snake Plant (Tanaman Lidah Mertua) Paling Bagus

Loading...


Jika Anda mengira satu-satunya jenis tanaman yang dapat bertahan hidup dalam segala kondisi hanyalah tanaman plastik, Anda keliru. Sansevieria (umumnya dikenal sebagai tanaman ular atau snake plant) adalah tanaman yang sangat toleran dan sulit mati. Mereka dapat bertahan hidup pada tingkat cahaya rendah, kekeringan, dan umumnya terabaikan. Tanaman ini bahkan akan ‘membalas budi’ dengan membantu membersihkan udara di sekitar rumah Anda. Mereka adalah penyerap racun udara yang hebat!

Gambar Snake Plant

Secara historis, Sansevieria adalah tanaman berharga dalam budaya China, Afrika, Jepang, dan Brasil. Di China, mereka ditanam di dekat pintu masuk di dalam rumah karena diyakini delapan kebajikan bisa melewatinya. Di Afrika, tanaman ini digunakan untuk memproduksi serat, dimanfaatkan sebagai obat, dan digunakan sebagai pelindung terhadap sihir.

Genus ini diberi nama sesuai nama Raimondo di Sangro, Pangeran Sansevero, pelindung setia hortikultura di Italia abad ke-18. Nama umumnya berasal dari pola garis bergelombang pada daunnya. Snake plant tak hanya punya sejarah panjang, tanaman ini juga menjadi elemen dekorasi yang populer untuk berbagai jenis ruang.

Sekilas tentang Snake Plant

Sansevieria adalah tanaman evergreen tangguh yang dapat tumbuh di mana saja dalam berbagai ukuran. Daunnya seperti pedang, panjangnya kira-kira 70 cm. Dedaunannya kaku, lebar, dan tegak, berwarna hijau gelap yang berpadu dengan garis putih dan kuning. Tanaman ini terkenal karena kemampuannya untuk bertahan hidup dalam kondisi yang sangat ekstrim.

Sansevieria juga terkenal karena kemampuannya dalam membersihkan udara yang kita hirup. Karena mampu memproduksi oksigen terutama pada malam hari, tanaman ular ini bisa menjadi tanaman kamar yang hebat.

Jenis-jenis Snake Plant

Ada sekitar 70 spesies tanaman ular yang berbeda yang berasal dari Afrika, Madagaskar, dan Asia selatan. Tanaman ini awalnya dibudidaya untuk diambil seratnya yang digunakan untuk membuat tali dan keranjang.

Berikut adalah beberapa spesies dan kultivar snake plant yang paling menarik:

Sansevieria trifasciata (Lidah ibu mertua)

Loading...

Sansevieria trifasciata

Sebagai spesies yang paling umum dipakai dalam berkebun, Sansevieria trifasciata juga disebut sebagai lidah ibu mertua karena daun runcingnya yang tajam. Meskipun tanaman ini sangat sulit berbunga, suatu hari Anda bisa saja menemukan tangkai bunga panjangnya yang ditutupi tunas. Hal ini cenderung terjadi ketika tanaman sedikit stres, tetapi hal itu tidak akan menyakiti tanaman Anda.

Bunganya yang berwarna putih atau krem menyerupai bunga lili ketika terbuka penuh. Seperti beberapa bunga lili, bunga lidah mertua memiliki aroma yang menyenangkan yang dapat menyegarkan ruangan. Sayangnya, hama juga dapat tertarik dengan aromanya.

Sansevieria twist

Sansevieria twist

Seperti namanya, jenis ini punya daun yang melengkung dan berputar (twist). Tanaman ini tumbuh relatif rendah. ‘Lengkungan’ Sansevieria menghasilkan dedaunan berwarna hijau dan kuning. Masa berbunga tidak menentu, dan setelah berbunga mereka akan berhenti menghasilkan daun baru. Mereka bisa tumbuh setinggi 30 sampai 70 cm dan lebarnya masih sama.

Sansevieria robusta

Sansevieria robusta

Berasal dari India, Sansevieria robusta adalah jenis yang unik dan sangat digemari. Dengan sifatnya yang tangguh dan kekebalannya yang tinggi, mereka sering disebut sebagai “tanaman anti peluru.” Daunnya lebih pendek dan lebih lebar daripada jenis lainnya di spesies ini dengan warna dan pola yang pada dasarnya sama pada daun horizontalnya yang tumubh bertumpuk.

Loading...

Komentar Anda